Kemarin, banjir bandang di Poi-sigi hingga perokok dewasa

Kemarin, banjir bandang di Poi-sigi hingga perokok dewasa

Pemerintah kerahkan alat berat normalisasi sungai untuk cegah banjir susulan di Desa Poi, serta membersihkan sarana umum yang terdampak lumpur. ANTARA/Muhammad Hajiji/am.

Jakarta (ANTARA) - Ada sejumlah peristiwa yang banyak disimak pembaca kemarin (8/12), mulai dari banjir bandang disertai lumpur yang menerjang pemukiman warga Desa Poi-sigi, BMKG yang mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai hujan di sertai petir hingga peneliti Yayasan Kesehatan yang mengungkap perokok dewasa akan terus merokok.

Berikut, berita-berita yang banyak disimak pembaca tersebut.

Banjir bandang disertai lumpur terjang permukiman warga Desa Poi-Sigi

Banjir bandang disertai lumpur menerjang permukiman warga di Desa Poi Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam itu. Namun, puluhan hingga ratusan jiwa harus mengungsi akibat dari bencana banjir yang terjadi Minggu sekitar pukul 05.00 Wita.

Untuk mengetahui lebih lengkap isi beritanya bisa dibaca di sini.

BMKG ingatkan masyarakat waspadai hujan disertai petir

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai hujan disertai petir.

Kewaspadaan ini penting mengingat sudah ada korban jiwa akibat disambar petir, kata Kepala BMKG Stasiun El Tari, Agung Sudiono, Minggu.

Berita lebih lanjutnya dapat dibaca di sini.

Peneliti Yayasan Kesehatan ungkap perokok dewasa akan terus merokok

Peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Amaliya menyatakan pelarangan rokok elektrik di sejumlah negara dinilai justru membuat perokok dewasa akan mengisap tembakau konvensional.

“Pelarangan rokok elektrik seperti di India, Turki, dan China akan semakin meningkatkan pemahaman negatif terhadap rokok elektrik. Pelarangan tersebut akan menghalangi hak perokok dewasa beralih ke produk tembakau yang lebih rendah risiko daripada rokok,” kata Amaliya dalam informasi tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu malam.

Selengkapnya bisa dibaca di sini.
 
Pewarta : Katriana
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019