Satgas COVID-19 distribusikan 6.674 masker untuk Shalat Idul Fitri

Satgas COVID-19 distribusikan 6.674 masker untuk Shalat Idul Fitri

BPBD Baubau saat membagikan masker kepada pihak kelurahan untuk diberikan kepada jamaah yang tidak membawa masker saat pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 Hijriah, di Baubau, Selasa (11/5/2021). ANTARAYusran/am.

Baubau (ANTARA) - Satuan Tugas COVID-19 Kota Baubau, Sulawesi Tenggara mendistribusikan masker 6.674 lembar ke kelurahan untuk mendukung umat Muslim melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah, guna mencegah penyebaran COVID-19.

Wakil Sekretaris Satgas COVID-19 Baubau La Ode Muslimin Hibali di Baubau, Selasa, mengatakan masker untuk calon jamaah Shalat Id yang lupa membawa alat penutup hidung dan mulut itu, sementara ini disalurkan ke wilayah itu di 96 titik.

"Masker ini jumlah rata-ratanya sangat terbatas berkisar 100 lembar untuk satu titik, sehingga diharapkan jamaah wajib membawa masker," ujar La Ode Muslimin yang juga Kepala Pelaksana BPBD Baubau ini.

Pemkot Baubau memperbolehkan masyarakat melaksanakan Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah di masjid dan tanah lapang setelah kesepakatan hasil rapat bersama Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan sejumlah elemen daerah itu,

Kepala Bagian Kesra Setda Pemkot Baubau Rusli Iru mengatakan 96 lokasi Shalat Id ditetapkan tersebar di delapan kecamatan, yakni Wolio, Kokalukuna, Murhum, Batupoaro, Betoambari, Lea-lea, Bungi, dan Sorawolio. Dua lokasi tanah lapang lainnya untuk Shalat Id, yakni Stadion Betaombari dan Alun-Alun Pantai Kamali.

"Di kecamatan-kecamatan itu selain ada yang digelar di tanah lapang juga di masjid," demikian Rusli Iru.

Baca juga: Muhammadiyah Surabaya pastikan pelaksanaan Shalat Id patuhi prokes
Baca juga: Wali Kota Bandarlampung tegaskan Shalat Id di masjid ditiadakan
Baca juga: Dengan prokes ketat, Pontianak izinkan shalat Idul Fitri berjamaah
Pewarta : Hernawan Wahyudono dan Yusran
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021