Penerima dosis lengkap vaksin COVID-19 di RI capai 46,98 juta orang

Penerima dosis lengkap vaksin COVID-19 di RI capai 46,98 juta orang

Petugas medis puskesmas Ulee Kareng mempersiapkan vaksin untuk pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 di Banda Aceh, Aceh, Kamis (23/9/2021). ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/hp.

Jakarta (ANTARA) - Penerima dosis lengkap vaksin COVID-19 dengan dua kali suntikan di Indonesia mencapai 46.980.347 (46,98 juta) orang atau bertambah sebanyak 484.170 orang pada Kamis.

Menurut data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, sebanyak 83.248.128 (83,25 juta) orang telah menjalani vaksinasi COVID-19 dosis pertama atau bertambah sebanyak 1.134.340  (1,13 juta) orang.

Sebanyak 878.589 orang sudah mendapat vaksin COVID-19 untuk suntikan ketiga atau bertambah sebanyak 6.279 orang.

Baca juga: 46,50 juta warga Indonesia sudah mendapat vaksinasi dosis lengkap

Pemerintah Indonesia menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 208.265.720 (208,27 juta) orang.

Bagi masyarakat yang sudah divaksinasi, tetap harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran COVID-19. Hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang belum divaksinasi.

Protokol kesehatan itu adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Baca juga: 45,8 juta warga Indonesia sudah jalani vaksinasi dosis kedua

Baca juga: Pemkot gelar vaksinasi COVID-19 penumpang Terminal Induk Bekasi


Hingga Kamis, tercatat kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak 2.881 orang sehingga total mencapai 4.201.559 orang sejak kemunculan kasus pertama COVID-19 pada Maret 2020.

Sementara, kasus sembuh COVID-19 mengalami penambahan 4.386 orang menjadi 4.012.448 orang.

Sedangkan kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah sebanyak 160 orang menjadi 141.114 orang.

Baca juga: Cakupan vaksinasi COVID-19 di Bantul capai 60 persen

Baca juga: Penumpang kereta api di Stasiun Kranji Bekasi divaksinasi COVID-19


 
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021