JK belum dengar penunjukannya sebagai penjaring cawapres

JK belum dengar penunjukannya sebagai penjaring cawapres

Dokumentasi Pelantikan Gubernur Dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Presiden Joko Widodo (keempat kiri) berfoto bersama dengan Wapres Jusuf Kalla (ketiga kanan), Ibu Negara Iriana Joko Widodo (keempat kanan), Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto (ketiga kiri), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri), Ibu Fery Farhati Ganis Baswedan (kiri), Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kedua kanan) dan Ibu Nur Asia Uno (kanan) seusai acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017). Anies Baswedan dan Sandiaga Uno resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. (ANTARA/Handout/Setpres/Agus Suparto)

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan belum mendengar kabar yang menyebut bahwa dirinya ditunjuk sebagai ketua tim penjaring calon wakil presiden bagi Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

"Oh gitu, ha ha ha, saya belum dengar itu," kata Jusuf Kalla seusai memberikan arahan dalam Rakernas Golkar di Jakarta, Kamis, saat dikonfirmasi mengenai kabar penunjukan dirinya sebagai ketua tim penjaring cawapres Jokowi.

Ketika ditanya pandangannya soal kriteria seorang cawapres, JK mengatakan bahwa syarat utamanya dapat membantu elektabilitas Presiden, yakni memiliki konstituennya sendiri sehingga dapat meningkatkan suara.

"Kedua, dapat membantu Presiden menjalankan tugasnya," jelas JK.

Dalam pidato pembukaan Rakernas Golkar, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sempat menyebutkan keyakinannya bahwa Jokowi sudah nyaman berpasangan dengan kader Golkar.

JK pun ditanya wartawan ihwal peluang Jokowi bersanding kembali dengan kader Golkar dalam Pilpres 2019.

"Kalau itu harus dicari lagi kader Golkar yang bisa membantu," katanya.

Apakah menurut JK, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto cocok mendampingi Jokowi, JK menjawab, "Ah itu banyak hal yang cocok. Tinggal usaha saja."
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018