Warga di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), diminta untuk disiplin menerapkan 3M Plus di lingkungan masing-masing guna dapat mencegah penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah ini.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kasi P2P) Dinas Kesehatan, Kota Ternate Herlina di Ternate, Kamis, menyusul peningkatan kasus DBD di daerah itu. Sejak awal 2023 ini sudah dilaporkan ada 26 kasus DBD.

Dia mengatakan dari 26 kasus DBD, pada Januari tercatat sudah 20 kasus, sementara Februari sampai pertengahan ini sudah enam kasus, sebagian diantaranya masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Ternate

Baca juga: Kapolda Malut minta disiplin prokes antisipasi Omicron, perangi COVID -19

Dia menjelaskan pada tahun 2022, kasus DBD di Kota Ternate sebanyak 211 kasus, tiga orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia, tetapi kasus tersebut meningkat jika dibandingkan pada 2021 silam sebanyak 150 kasus, dua orang di antaranya meninggal dunia.

"Sejak awal tahun ini sudah 26 kasus DBD, sehingga kami mengimbau kepada warga di Kota Ternate, untuk disiplin menerapkan 3M Plus yakni Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air serta Mengubur kaleng bekas atau wadah yang membuat air tergenang," ujar Kasi P2P

Oleh karena itu, kata Herlina, saat ini Kota Ternate memasuki musim penghujan, sehingga warga diminta tetap waspada dengan cara berantas sarang nyamuk, agar dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti itu.

Ia menambahkan Dinas Kesehatan Kota Ternate akan menyurati seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga ditingkat kelurahan agar selalu melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing guna dapat mencegah penyebaran kasus DBD di kota yang dikenal dengan Negeri Para Raja itu.


Baca juga: Dinkes Kota Ternate cegah penyebaran DBD

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Moh Ponting


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023