Ketua DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Esau Petrus memastikan pelantikan pasangan Barnabas Orno-Johanis Letelay sebagai bupati dan wakil bupati kabupaten setempat berlangsung 26 April 2011,di Wonreli Kisar oleh Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu. "Pelantikan dipastikan 26 April 2011 oleh Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu di Wonreli Kisar," kata Petrus di Ambon, Jumat. Menurut Petrus, DPRD dan Pemkab MBD sebelumnya menjadwalkan pelantikan Bupati setempat tanggal 28 April, namun hal itu dimajukan mengingat tanggal 28 April tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrembang) di Jakarta, yang harus diikuti Gubernur Ralahalu bersama seluruh Bupati di Maluku. "Kami sesuaikan dengan jadwal kerja Gubernur sehingga dimajukan dua hari lebih  cepat," ujarnya. Petrus mengatakan, masyarakat MBD menaruh harapan besar kepada bupati dan wakil bupati terpilih bisa memajukan pembangunan di daerah itu lebih baik. "Rakyat MBD menaruh harapan besar kepada kedua pasangan ini untuk memajukan daerah MBD yang labih baik, setelah dimekarkan dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat September 2008,"katanya. Petrus berharap proses pelantikan berjalan dengan lancar dan kondusif. Masyarakat juga diimbau mendukung seluruh proses termasuk pembangunan di MBD. "Perbedaan saat Pilkada hendaknya ditinggalkan, saatnya kita semua berkewajiban untuk membantu pelaksanaan pembangunan demi kemajuan MBD lebih baik," kata dia. Pasangan Barnabas Orno -Johanes Letelay pada Pilkada putaran kedua yang berlangsung 5 Februari 2011 lalu unggul atas pasangan Arnolis Laipeny-Simon Moses Maahury. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh pihak KPU MBD, maka total perolehan suara yang dikantongi Barnabas Orno-Johanis Letelay 18.764 suara, sementara pasangan Arnolis Laipeny-Simon Moses Maahury  memperoleh 16.221 suara dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 42.490 yang tersebar pada delapan kecamatan dengan 163 TPS.

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2011