Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-208 yang dirangkaikan dengan prosesi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa Srikandi Maluku tersebut.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Ambon, Jumat menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-208. Ia berharap momentum tersebut dapat meneguhkan semangat patriotisme serta mewariskan nilai-nilai kepahlawanan Martha Christina Tiahahu kepada generasi muda Maluku.
“Martha Christina Tiahahu adalah Srikandi Maluku yang telah diakui negara sebagai Pahlawan Nasional atas perjuangan dan kepahlawanannya yang diukir sejak usia belia, sekitar 17 tahun,” ujar Gubernur.
Upacara peringatan berlangsung khidmat di Monumen Martha Christina Tiahahu, Ambon. Kegiatan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku atau yang mewakili, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku, pimpinan organisasi perangkat daerah, Wali Kota Ambon, pimpinan instansi vertikal, unsur TNI-Polri, organisasi wanita, ahli waris Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perempuan, serta para peserta upacara dan undangan lainnya.
Gubernur menegaskan, perjuangan Martha Christina Tiahahu memberikan dua pelajaran penting bagi generasi muda. Pertama, usia muda merupakan masa emas untuk menunjukkan peran, prestasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara, bukan untuk dihabiskan dengan gaya hidup hedonis. Kedua, keteladanan tersebut menunjukkan bahwa perempuan Maluku memiliki hak, kewajiban, dan kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam sektor publik dan pembangunan di segala bidang kehidupan.
Ia juga mengapresiasi tema peringatan HUT Martha Christina Tiahahu ke-208, yakni “Meneladani Perjuangan Martha Christina Tiahahu untuk Membangun Nasionalisme Generasi Muda Maluku”. Menurutnya, tema tersebut relevan dalam menumbuhkan semangat kepahlawanan, keberanian, dan pengorbanan di kalangan pemuda dan pemudi Maluku.
Tak lupa ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, spiritual, dan emosional, serta mampu menjadi pejuang dalam pembangunan di Provinsi Kepulauan Maluku.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Ambon yang turut hadir menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dalam melestarikan nilai-nilai sejarah dan kepahlawanan bagi generasi muda, khususnya warga Kota Ambon.
