Ternate (Antara Maluku) - Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara, dipadati pemudik yang akan menuju ke tempat tujuan di berbagai daerah di Indonesia pada H-1 Lebaran 2013, Rabu.
Ratusan pemudik terlihat memadati ruang tunggu Bandara Sultan Babullah Ternate menunggu pesawat yang akan membawa mereka ke daerah tujuan.
Tidak sedikit terlihat ada pemudik yang belum memiliki tiket berusaha mencari tiket pesawat pada sejumlah perwakilan perusahan penerbangan di Bandara Sultan Babullah, namun tidak berhasil karena sudah habis. Pada H-3 tidak ada pesawat yang berangkat dari dan ke Ternate akibat cuaca buruk.
"Saya sudah mencari tiket pesawat di sejumlah travel dan di bandara tapi ternyata tiket sudah habis, bahkan banyak penumpang yang belum berangkat akibat cuaca buruk dalam sepekan terakhir," kata salah seorang pemudik lebaran, Rizki Muhammad yang ingin ke Makassar.
Ia mengatakan sudah coba mencari tiket melalui berbagai agen perjalanan, akan tapi tidak berhasil karena di Bandara Babullah Ternate tidak ada tiket pesawat yang masih tersedia.
Menurut dia, sulitnya mendapat tiket melalui calo menyusul ketatnya pengamanan yang dilakukan petugas bandara terhadap aktivitas calo tiket.
Sejumlah petugas di Bandara Babullah Ternate mengatakan kepadatan pemudik lebaran di bandara ini nampak terlihat, bahkan berlangsung hingga H-1 .
Pihak Bandara Babullah Ternate telah memberi peluang kepada maskapai penerbangan untuk menambah frekwensi penerbangan dari Ternate, tapi sejauh ini belum ada perusahan penerbangan yang mengajukan penambahan itu.
Sebelumnya, banyak pemudik lebaran dari Ternate yang mengeluhkan tingginya kenaikan harga tiket pesawat menjelang Idul Fitri tahun ini.
"Harga tiket dari Ternate ke Makassar yang normalnya Rp760 ribu per penumpang, kini melonjak menjadi Rp1,5 juta per penumpang, kenaikan harga tiket ini terlalu tinggi," kata seorang pemudik lebaran yang akan ke Makassar, Wiwien.
Di Bandara Sultan Babullah Ternate ada tujuh maskapai penerbangan yang beroperasi setiap hari dengan jumlah penumpang yang berangkat mencapai di atas 850 orang.
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013
Ratusan pemudik terlihat memadati ruang tunggu Bandara Sultan Babullah Ternate menunggu pesawat yang akan membawa mereka ke daerah tujuan.
Tidak sedikit terlihat ada pemudik yang belum memiliki tiket berusaha mencari tiket pesawat pada sejumlah perwakilan perusahan penerbangan di Bandara Sultan Babullah, namun tidak berhasil karena sudah habis. Pada H-3 tidak ada pesawat yang berangkat dari dan ke Ternate akibat cuaca buruk.
"Saya sudah mencari tiket pesawat di sejumlah travel dan di bandara tapi ternyata tiket sudah habis, bahkan banyak penumpang yang belum berangkat akibat cuaca buruk dalam sepekan terakhir," kata salah seorang pemudik lebaran, Rizki Muhammad yang ingin ke Makassar.
Ia mengatakan sudah coba mencari tiket melalui berbagai agen perjalanan, akan tapi tidak berhasil karena di Bandara Babullah Ternate tidak ada tiket pesawat yang masih tersedia.
Menurut dia, sulitnya mendapat tiket melalui calo menyusul ketatnya pengamanan yang dilakukan petugas bandara terhadap aktivitas calo tiket.
Sejumlah petugas di Bandara Babullah Ternate mengatakan kepadatan pemudik lebaran di bandara ini nampak terlihat, bahkan berlangsung hingga H-1 .
Pihak Bandara Babullah Ternate telah memberi peluang kepada maskapai penerbangan untuk menambah frekwensi penerbangan dari Ternate, tapi sejauh ini belum ada perusahan penerbangan yang mengajukan penambahan itu.
Sebelumnya, banyak pemudik lebaran dari Ternate yang mengeluhkan tingginya kenaikan harga tiket pesawat menjelang Idul Fitri tahun ini.
"Harga tiket dari Ternate ke Makassar yang normalnya Rp760 ribu per penumpang, kini melonjak menjadi Rp1,5 juta per penumpang, kenaikan harga tiket ini terlalu tinggi," kata seorang pemudik lebaran yang akan ke Makassar, Wiwien.
Di Bandara Sultan Babullah Ternate ada tujuh maskapai penerbangan yang beroperasi setiap hari dengan jumlah penumpang yang berangkat mencapai di atas 850 orang.
Editor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013