Petenis No.1 dunia Aryna Sabalenka mengundurkan diri dari Qatar TotalEnergies Open yang akan berlangsung pekan depan di Doha, dengan alasan perubahan jadwal.
Petenis berusia 27 tahun itu memulai musim WTA Tour dengan 11 kemenangan beruntun, termasuk gelar di Brisbane, tetapi kalah dari Elena Rybakina di final Australian Open.
Dalam upayanya meraih gelar ketiga dalam kariernya di Melbourne, Sabalenka unggul 3-0 di set ketiga yang menentukan tetapi kehilangan enam dari tujuh gim terakhir.
Dikutip dari WTA, Kamis, Sabalenka memenangi gelar di Doha pada debutnya pada 2020, tetapi sejak saat itu ia mengalami dua kemenangan dan tiga kekalahan di turnamen tersebut, termasuk kekalahan dari Ekaterina Alexandrova pada babak pertama tahun lalu.
Dengan mundurnya Sabalenka, Iga Swiatek akan menjadi unggulan teratas pada turnamen WTA 1000 pertama musim ini tersebut.
Meski begitu, Sabalenka masih dijadwalkan untuk bermain di ajang WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships pekan berikutnya.
Selain Jessica Pegula, yang juga mengundurkan diri dari turnamen, seluruh petenis Top 10 lainnya akan ikut serta dalam Qatar TotalEnergies Open.
Petenis peringkat 34 dunia Lois Boisson juga mengundurkan diri dari Doha karena cedera kaki. Ia juga akan absen di Dubai.
Petenis peringkat 46 dunia Emiliana Arango dan petenis peringkat 57 dunia Cristina Bucsa akan menggantikan Sabalenka dan Boisson di undian babak utama.
Dimainkan di lapangan keras luar ruangan, Qatar TotalEnergies Open akan dimulai pada Minggu, 8 Februari dan berlangsung hingga Sabtu, 14 Februari.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sabalenka absen dari WTA 1000 Doha
Editor : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2026