Pemerintah wajib memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan secara layak karena menjadi dasar bagi pembentukan peradaban yang semakin maju, kata Ketua DPRD Maluku Benhur George Watubun.

"Peringatan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan namun harus dimaknai sebagai momentum mendorong pemerataan akses serta peningkatan mutu pendidikan, sehingga seluruh anak di daerah ini memperoleh kesempatan belajar yang adil dan berkualitas," katanya di Ambon, Sabtu.

Ia menjelaskan pentingnya memastikan setiap anak, baik tinggal di pulau terluar maupun pusat kota, mendapatkan kesempatan sama untuk mengenyam pendidikan yang layak.

Peringatan Hardiknas, katanya, harus dimaknai sebagai kesempatan baik untuk mendorong pemerataan akses serta peningkatan mutu pendidikan di Maluku, agar seluruh anak di daerah ini memperoleh kesempatan belajar yang adil dan berkualitas.

Ia menjelaskan pendidikan menjadi kunci utama mewujudkan masa depan Maluku yang lebih sejahtera, terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, serta mampu bersaing di tengah berbagai tantangan dunia.

Dia mengatakan letak geografis Maluku sebagai daerah kepulauan masih menjadi tantangan utama dan mendasar dalam pemerataan layanan pendidikan.

Oleh karena itu, katanya, kehadiran negara sebagai penting melalui kebijakan yang tepat sasaran agar manfaat pendidikan menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil dan terluar.

Ia mengakui hingga saat ini masih ditemukan keterbatasan sarana dan prasarana sekolah, penyebaran tenaga pendidik belum merata, serta tingginya risiko anak putus sekolah di sejumlah wilayah.

"Peranan para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa sangat penting sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada mereka yang terus mengabdi meski pun berada dalam berbagai keterbatasan," katanya.

Peningkatan kualitas pendidikan, ujarnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan kerja sama seluruh pihak terkait, baik lembaga legislatif, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, maupun kelompok pemuda.

Ia menyebut sejumlah harapan strategis perlu diwujudkan secara berkesinambungan, antara lain mempercepat pembangunan dan pemerataan fasilitas pendidikan, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar, tidak boleh ada lagi anak di Maluku kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan sarana pendidikan.

Selain itu, perlu meningkatkan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik melalui program pelatihan berkelanjutan, penempatan yang adil dan merata, serta kebijakan khusus bagi guru yang bertugas di wilayah terpencil.

Selain itu, katanya, perlunya penyempurnaan kurikulum pendidikan agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman serta disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan mendorong sistem pendidikan di Maluku mampu menggabungkan ilmu pengetahuan modern, dengan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun.

Pewarta: Daniel Leonard

Editor : Luqman Hakim


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2026