Ambon (ANTARA) -
Pemerintah Kota Ambon, Maluku meluncurkan “Gerakan Tambahan” atau Gerakan Kota Ambon Bersih, Asri, Hijau, dan Nyaman sebagai upaya membangun budaya hidup bersih dan menjaga kualitas lingkungan di Kota Ambon.
“Ambon Bersih harus menjadi budaya hidup seluruh warga, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Jika Ambon bersih, kita berkontribusi bagi Maluku yang sehat dan Indonesia yang maju. Target kita bukan sekadar Piala Adipura, tapi menciptakan lingkungan yang berkualitas bagi generasi mendatang,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena di Ambon, Sabtu.
Peluncuran gerakan tersebut dilakukan bertepatan dengan pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon dalam rangkaian Pattimura Festi 2026 di Jalan Pattimura, Ambon.
Wali Kota mengatakan, gerakan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program “Gerakan Indonesia ASRI” yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.
Di sisi lain, ia menegaskan semangat perjuangan Kapitan Pattimura harus dimaknai sebagai inspirasi dalam menghadapi tantangan sosial di era modern.
“Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan, tapi Pattimura muda akan bangkit. Kitalah Pattimura muda hari ini. Saya mengajak kita semua untuk mewujudkan semangat perjuangan itu dalam melawan kemiskinan, kebodohan, pengangguran, serta masalah sosial lainnya,” ujarnya.
Bertepatan dengan pencanangan HUT ke-451 Kota Ambon, Pemkot Ambon mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” sebagai landasan pelaksanaan berbagai kegiatan lingkungan dan sosial kemasyarakatan.
Ketua Panitia HUT Kota Ambon yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Christian Tukloy mengatakan sejumlah agenda telah disiapkan untuk mendukung gerakan tersebut sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Panitia menyediakan 500 unit booth bazar bagi UMKM selama rangkaian kegiatan berlangsung,” katanya.
Rangkaian kegiatan yang akan digelar meliputi pembersihan pantai dan sungai, lomba kebersihan tingkat desa dan kelurahan, penanaman 10.000 anakan gadihu, serta 5.000 tanaman produktif. Selain itu, akan digelar Karnaval Budaya, Ambon Night Festival, lomba musik tradisional, paduan suara, vokal grup, Ambonia Color Fun Walk, hingga doa bersama untuk Kota Ambon.
Christian menambahkan rangkaian kegiatan tersebut juga akan terhubung dengan promosi pariwisata internasional melalui ajang Sail East Indonesia.
“Sebanyak 21 kapal layar dari tujuh negara telah mengonfirmasi kehadiran mereka di Ambon pada 28-31 Juli mendatang. Hal ini menjadi peluang besar untuk mempromosikan Ambon sebagai Kota Musik Dunia serta daya tarik wisata berbasis ajang,” ucapnya.
Wali Kota berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-451 Kota Ambon dapat berjalan maksimal meski di tengah efisiensi anggaran, serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Pewarta: Winda HermanEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026