Universitas Pattimura (Unpatti) Maluku menjadikan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 untuk memperkuat riset dan inovasi guna mendorong transformasi menuju kampus bertaraf dunia.

“Perguruan tinggi harus menjadi pusat solusi, tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy di Ambon, Sabtu, memimpin upacara peringatan Hardiknas di lapangan upacara kampus setempat.

Ia mengatakan di tengah era disrupsi digital, perguruan tinggi dituntut mampu mewujudkan pendidikan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal itu, sejalan dengan arah pembangunan nasional Astacita Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, hal tersebut menjadi landasan transformasi pendidikan tinggi menuju Indonesia Emas 2045 melalui sistem yang inklusif, adaptif, dan berdampak.

Mengutip Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, ia menyebutkan tiga pilar utama transformasi pendidikan tinggi, yakni perluasan akses pendidikan melalui program bantuan pendidikan, penguatan kolaborasi antara kampus dengan berbagai pihak, serta pengembangan riset yang berorientasi pada inovasi dan dampak nyata.

“Momentum Hardiknas harus dimanfaatkan seluruh civitas academica untuk memperkuat peran perguruan tinggi di tengah dinamika global dan disrupsi digital, terutama melalui riset dan inovasi untuk mewujudkan Unpatti sebagai kampus bertaraf dunia,” katanya.

Ia menambahkan penguatan riset menjadi fokus utama, di mana hasil penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan industri dan persoalan masyarakat.

Selain itu, transformasi proses pembelajaran dinilai penting dengan menjadikan ruang kelas sebagai ekosistem kreatif yang mendorong lahirnya ide dan inovasi.

Fredy menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan akademisi, pemerintah, dunia usaha, industri, dan media dalam pengabdian kepada masyarakat agar inovasi yang dihasilkan benar-benar berdampak.

“Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai institusi akademik, tetapi juga harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan adaptif, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan riset dan inovasi, Unpatti optimistis dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sekaligus menuju kampus bertaraf dunia.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis

Editor : Luqman Hakim


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2026