Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) Maluku membuka Pekan Seni Mahasiswa sebagai wadah pengembangan kreativitas dan bakat mahasiswa, sekaligus menjadi bagian dari seleksi menuju ajang serupa tingkat nasional.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti Nur Aida Kubangun di Ambon, Sabtu, mengatakan kegiatan ini sebagai pertama kali diselenggarakan di lingkungan kampus Unpatti dan menjadi kegiatan penting mendorong ekspresi seni mahasiswa.
“Kegiatan ini adalah bentuk apresiasi terhadap talenta mahasiswa sekaligus menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas mereka di berbagai cabang seni,” ujarnya.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 40 mahasiswa mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pendaftaran masih dibuka hingga 4 Mei 2026, sedangkan pelaksanaan lomba berlangsung hingga 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan kegiatan ini tidak hanya menghadirkan panggung terbuka bagi mahasiswa, tetapi juga melibatkan dewan juri berasal dari kalangan akademisi dan profesional, guna menjamin kualitas penilaian.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa cabang seni yang minim peminat, seperti dangdut, seriosa, dan keroncong.
Oleh karena itu, pihak kampus berharap, ke depan partisipasi mahasiswa meningkat di semua kategori lomba.
Ia menegaskan Pekan Seni Mahasiswa bagian dari tahapan menuju Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) yang dikoordinasikan Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Maluku.
Dari ajang Peksimida tersebut, akan diseleksi mahasiswa terbaik untuk mewakili Maluku pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) yang direncanakan berlangsung di Lampung.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional melalui Peksimika hingga Peksiminas,” katanya.
Ia menambahkan mahasiswa yang terpilih nantinya tidak hanya membawa nama kampus, tetapi juga mewakili Maluku pada ajang tingkat nasional.
Oleh karena itu, pihaknya berharap, dukungan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan agar mahasiswa dapat tampil secara optimal.
“Mahasiswa yang berangkat itu membawa nama Maluku, sehingga kami berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan stakeholder (pemangku kepentingan) agar mereka bisa berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini bagian dari upaya Unpatti memperkuat pengembangan minat dan bakat mahasiswa di luar bidang akademik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan keseimbangan antara kemampuan akademik dan kreativitas mahasiswa sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul,” kata dia.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026