Ternate, 22/5 (Antara Maluku) - Dinas Pendidikan Nasional Kota Ternate Provinsi Maluku Utara menyatakan saat ini penyebaran guru belum merata terutama di kecamatan terluar seperti Pulau Batang Dua, Moti, dan Hiri.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kota Ternate Muhdar Din, di Ternate, Minggu, mengatakan sesuai ketentuan yang berlaku, penyebaran guru itu kewenangannya dikembalikan kepada pemerintah provinsi meskipun hingga kini belum terjadi pemerataan.

Karena itu, diharapkan Pemprov Maluku Utara nanti akan mengatur penyebaran guru untuk sekolah-sekolah yang jarang jumlah gurunya dan sekolah-sekolah tertentu di kabupaten/kota lain, maka ke depan bisa disebarkan ke tempat-tempat lain yang membutuhkan guru.

Di Kota Ternate sendiri, kata Muhdar, pada jenjang SMP dan SD, pihaknya akan berupaya memeratakan guru di tiga pulau terluar yakni Kecamatan Hiri, Moti, dan Batang Dua, dan setiap tahun dilakukan evaluasi.

Dia mengakui, di Batang Dua, Moti, dan Hiri, sesuai dengan diharapkan pemerintah, setiap sekolah harus memiliki guru mata pelajaran dan guru kelas.

Karena itu, ke depan akan diupayakan agar Hiri, Batang Dua, dan Moti menjadi prioritas Diknas setempat untuk memeratakan gurunya.

"Kami berupaya agar ke depan penyebaran guru-guru di Ternate merata, khususnya pada tiga pulau itu sudah terpenuhi," ujarnya lagi.

Dia mengakui, ada sejumlah guru yang enggan ditugaskan di tiga kecamatan yang berada di luar Kota Ternate tersebut, karena minim fasilitas dan infrastruktur.

Namun pihaknya tetap akan berupaya agar pemenuhan guru itu terpenuh dengan melakukan pemerataan, sehingga bisa meningkatkan kualitas pendidikan secara berkesinambungan.

Pengamat Pendidikan dari Universitas Khairun Ternate Naniek meminta agar Dinas Pendidikan setempat harus objektif dalam menempatkan para guru, mengingat sebagian besar tidak ingin bertugas di daerah terpencil di tiga pulau terluar.

"Dinas Pendidikan harus menganalisa kebutuhan guru, terutama di tiga pulau terluar, karena dari informasi banyak guru yang tidak melaksanakan tugasnya dan memilih tinggal di Ternate, akibatnya aktivitas belajar di sana seringkali terganggu," ujarnya.

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2016