Ambon, 15/8 (Antara Maluku) - Baru dua peserta dari 16 perahu layar peserta lomba layar internasional Darwin-Ambon Yacht Race (DAYR) 2016 hingga Senin malam, masuk finish di Pantai Wisata Negeri Amahusu, Kota Ambon, sejak dilepas dari Pantai Darwin (13/8).

Antara yang memantau di lokasi finish lomba layar di Pantai Negeri Amahusu, melihat baru dua perahu layar yang masuk finish yakni perahu layar Antipodes dan Nautilus dari 16 perahu peserta yang dilepas dari Pantai Darwin.

Hellen De lima Ketua Panitia lokal lomba DAYR yang ditemui di lokasi mengatakan, perahu layar Antipodes merupakan peserta lomba layar yang masuk finish pertama di pantai wisata Negeri Amahusu pada pukul 14.49 WIT dan disambut oleh Panitia lokal dan masyarakat Amahusu dengan musik tifa totobuang.

Sedangkan perahu layar kedua yakni Nautilus asal Australia yang masuk finish pukul 20.42 WIT.

Hellen mengatakan, perahu layar peserta ketiga yakni Sua Sea diperkirakan akan masuk finish pada hari Selasa subuh pada pukul 04.00 WIT.

"Itu sudah pasti sebab perahu layar Sua Sea sudah dekat dengan perairan Pulau Ambon," ujarnya.

Perahu peserta berikutnya akan masuk finish pada hari Selasa siang, lanjutnya, dan akan masuk berturut-turut sebab posisi angin di perairan Maluku Tenggara sampai ke perairan Pulau Ambon cukup bagus.

Dia mengatakan, perlombaan DAYR tahun 2016 ini sangat bagus sebab didukung dengan tiupan angin hingga masuk perairan Pulau Ambon sejak di lepas dari Pantai Darwin 13 Agustus 2016.

"Setelah semua peserta masuk finish di pantai Negeri Amahusu akan dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan yang sudah dijadwalkan Panitia lokal maupun panitia dari Darwin, di antaranya makan malam bersama peserta lomba dan juga sejumlah kegiatan olahraga yang berlangsung di lokasi Pantai Negeri Amahusu," katanya.

Kemudian nantinya pada tanggal 19 Agustus malam hari, lanjutnya, akan dilakukan pembagian tropi kepada para pemenang sekaligus ada sosialisasi terkait Asian Games, sebab sesuai rencana pada kesempatan itu juga akan hadir beberapa pejabat dari Jakarta.

Pewarta: John Soplanit

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2016