Ambon, 20/2 (Antara Maluku) - Ruang pameran koleksi sejarah dan budaya Maluku di Museum Negeri Siwalima Ambon, terancam tutup selama 2017, karena ketiadaan anggaran.

"Sekarang ini kami harus berjuang untuk mendapatkan anggaran penataan ruang pameran tetap satu. Ruangan ini biasanya digunakan untuk memamerkan koleksi sejarah dan budaya," kata Kepala Museum Siwalima Jean E. Saija di Ambon, Senin.

Ia mengungkapkan ruangan pameran tetap satu sempat mengalami kerusakan akibat atapnya bocor sehingga menyebabkan plafonnya jatuh, tapi telah selesai diperbaiki. Kendati demikian, ruangan itu masih belum bisa dibuka untuk umum.

Karena itu beberapa koleksi sejarah dan budaya, berupa patung-patung, alat musik, kain tenun ikat dan hasil-hasil buatan tangan manusia yang digunakan pada zaman dulu akan dipamerkan di ruang Sasadu, ruangan pameran sementara.

"Meskipun tidak ada dana, kami akan tetap mengupayakan koleksi yang di ruang pameran ini bisa dipamerkan sambil menunggu anggaran untuk penataan. Ruangannya memang tidak sebesar ruang pameran satu, karena itu untuk sementara separuh koleksi akan disimpan di gudang dulu," katanya.

Lebih lanjut Jean mengatakan selama tahun 2014 hingga 2016, pihaknya telah mendapatkan anggaran sebesar tiga milyar rupiah lebih dari Direktorat Pelestarian Cagar Budaya Kementerian pendidikan dan Kebudayaan, untuk perbaikan dan penataan bangunan-bangunan yang mengalami kerusakan.

Tahun 2014, sedikitnya ada satu milyar rupiah dana tugas pembantuan yang diberikan untuk memperbaiki ruang pameran kelautan. Tahun 2015, dana itu kemudian dinaikan menjadi Rp1,5 milyar untuk penataan ruangan.

Tahun 2016, Museum Siwalima kembali mendapatkan anggaran yang sama sebesar Rp600 juta untuk memperbaiki perpustakaannya.

Karena tahun ini tidak ada anggaran untuk perbaikan sarana pra sarana, pihak Museum Siwalima akan berkoordinasi dengan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya agar dana penataan ruang pameran tetap satu bisa dianggarkan untuk tahun 2018.

"Sementara untuk tahun ini belum, tapi kami akan berkoordinasi dengan pusat agar kalau bisa dianggarkan untuk tahun depan," katanya. 

Pewarta: Shariva Alaidrus

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2017