Ternate (Antara Maluku) - Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), minta seluruh sekolah yang menjadi unggulan untuk meningkatkan kualitas pendidikan terutama untuk proses belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan kota Ternate Mohdar Din di Ternate, Minggu, mengatakan pihaknya telah meminta kepada sejumlah sekolah unggulan yang berada di wilayah kota Ternate agar meningkatkan proses belajar mengajar, karena sekolah-sekolah unggulan tersebut merupakan barometer pendidikan di wilayah kota Ternate.

"Mengacu pada kurikurum 2013, untuk secara keseluruhan sekolah diwilayah indonesia namun untuk kota ternate khususnya sekolah favorit yang merupakan barometer dari berbagai sekolah yang ada di kota Ternate itu sendiri harus lebih meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan sesuai dengan kurikurum 2013 itu sendiri," katanya.

Mohdar mengatakan, setelah menerapkan kurikurum 2013 sejumlah guru yang telah mengajar di setiap sekolah yang bersangkutan juga harus benar-benar berkompeten dan berpangetahuan.

Pasalnya, begitu masyarakat mempercayakan anak anaknya untuk masuk di sekolah tersebut maka ini merupakan satu amanah dan tanggungjawab dari pihak sekolah tersebut untuk itu harus meningkatkan kompetensi dan sumberdaya sehingga siswa siswi juga lebih meningkatkan kualitas belajar.

"Jadi jangan terkesan Muridnya bagus namun gurunya payah ini dapat mempengaruhi semangat belajarnya siswa itu sendiri,jadi guru juga jangan melakukan proses mengajar hanya mengunakan satu buku," katanya.

Dia berharap dari sejumlah guru yang berada di beberapa sekolah favorit di kota Ternate ini harus benar benar meningkatkan kwalitas dan sumberdayanya,dan berbagai kompetensi diri baik kompetensi pada gogi kompotensi proposional kompotensi kepribadian.

Bahkan, kompetensi sosial, dari empat kompetensi ini harus benar-benar dimiliki oleh staf guru yang berada di sekolah favorit atau sekolah unggulan itu sendiri, sehingga proses belajar mengajar lebih berkualitas dari sekolah sekolah lainnya.

Selain itu, kepada para pengawas yang ada diwilayah kota ternate agar guru guru yang tidak berkompeten dalam sekolah faforit atau sekolah unggulan bisa diberikan data, sehingga bisa dimutasikan ke sekolah lain.

"Ini dilakukan, karena masyarakat berharap bahwa sekolah tersebut memiliki mutu pendidikan yang bagus dan itu bisa dibuktikan, jangan terkesan sekolahnya berkualitas padahal gurunya tidak becus untuk mengajar," katanya.

Oleh karena itu, kepada seluruh kepala sekolah bersangkutan agar melakukan monitoring dan evaluasi dalam proses belajar mengajar dan itu harus dilakukan setiap hari.

"Inilah karakter yang baik bagi seorang kepala sekolah sehingga ada kedapatan guru yang sengaja tidak melakukan kewajibannya sebagai tenaga pendidik maka kepala sekolah harus bertanggung jawab untuk melakukan pembinanaan," katanya.


Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026