Jenazah Rahayu Kuntardi, pilot pesawat Cargo Smart Air yang meninggal sesaat setelah pesawat yang dikemudikannya mengalami kecelakaan di bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua pada Senin dievakuasi ke Jakarta melalui Timika.

Kepala Bandara Aminggaru Ilaga Herman Sujito kepada ANTARA, Senin mengatakan jenazah pilot Smart Air yang meninggal di puskemas Ilaga itu sudah dievakuasi ke Timika dan selanjutnya ke Jakarta.

Selain itu co pilot Eggie yang mengalami luka juga sudah dievakuasi dari Ilaga.

Evakuasi menggunakan dua pesawat yakni milik Smart Air dan Rimbun Air yang mendarat terlebih dahulu sebelum pesawat naas itu mendarat dan mengalami musibah, jelas Herman Sujito.

Baca juga: Heli Kemenhub terguling di Bandara Budiarto Tangerang, begini kronologinya

Dikatakannya sebelum insiden kecelakaan yang dialami pesawat dengan nomor penerbangan PK-SNN yang membawa logistik dari Timika, dua pesawat yakni Smart Air dan Rimbun Air sudah mendarat terlebih dahulu.

Namun saat pesawat naas itu hendak mendarat nampak kabut nampak menyelimuti sekitar kawasan Bandara Aminggaru, Ilaga, jelas Sujito.

Ia mengatakan saat ini operasional bandara sudah kembali pulih setelah dilakukan pembersihan di sekitar landasan.

"Operasional bandara Aminggaru, Ilaga sudah kembali normal, " tambah Herman Sujito.

Baca juga: Penyelam temukan gaun pengantin dan seragam pramugari Sriwijaya Air
 

Pewarta: Evarukdijati

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021