Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di era digital, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Provinsi Maluku menggelar kegiatan "Boothcamp On Boarding" (OBOR) UMKM pada 29-30 Agustus di Kota Ambon.

"Kegiatan yang berlangsung dari 29-30 Agustus 2022 di Ambon ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan OBOR UMKM Kpw BI Maluku tahun 2022," kata Deputi Kepala Perwakilan Kpw BI Maluku M Lukman Hakim, di Ambon, Selasa.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan OBOR UMKM yang telah berlangsung sejak Juli 2022 itu, awalnya diikuti oleh 117 UMKM dari berbagai daerah di Provinsi Maluku. Setelah melalui berbagai kegiatan webinar dan kurasi produk, terpilih 20 UMKM yang dinyatakan siap untuk mengikuti tahapan OBOR itu.

Lukman mengatakan, dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini BI berupaya untuk terus mendorong UMKM dapat naik kelas dengan mengoptimalkan berbagai platform online guna meningkatkan usahanya.

Untuk itu, program ini akan memberikan edukasi baik dari sisi teori maupun praktik dari para fasilitator yang ahli di bidang digitalisasi UMKM.

Program tersebut bertujuan untuk memfasilitasi UMKM agar lebih optimal dalam melakukan proses digitalisasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Program OBOR UMKM ini juga secara khusus merupakan bentuk dukungan Bank Indonesia terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang telah diluncurkan sejak tahun 2020 lalu.

Sejalan dengan semangat Gernas BBI, penguatan kapasitas dan kualitas UMKM harus terus didorong, khususnya di era digital saat ini.

UMKM yang siap digital akan memiliki peluang yang lebih besar untuk lebih dikenal dan menjangkau pasar yang lebih luas.

"Dengan demikian, tujuan Gernas BBI untuk mendorong masyarakat Indonesia semakin bangga dengan membeli, menggunakan dan mengkonsumsi, serta mempromosikan produk-produk UMKM akan dapat dilengkapi dengan kapasitas dan kualitas UMKM yang semakin baik lagi ke depannya," kata Lukman.


Baca juga: BI: Harga tiket pesawat ikut mendorong inflasi di Maluku, begini penjelasannya

Pewarta: John Soplanit

Editor : Moh Ponting


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022