Wali Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), Tauhid Soleman menyalurkan bantuan kepada 50 pengusaha warung Mama sebagai komitmen untuk mendukung pengembangan UMKM di daerah ini.


"Kami telah salurkan bantuan modal usaha sebagai komitmen dalam membantu warga yang ingin mengembangkan usahanya," kata Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman saat menyalurkan bantuan ke pedagang di kawasan Sangaji Kota Ternate.


Ia menyebutkan, bantuan modal usaha yang diterima para pelaku usaha berupa bahan yang terdiri dari satu sak beras, satu sak gula pasir, satu sak terigu, satu dus mie instan dan satu dus minyak goreng.


Menurut dia, bantuan yang disalurkan kepada pelaku usaha UMKM merupakan pilar penting dalam menunjang ekonomi.

Baca juga: Warga 3T di Pulau Obi dapat bantuan sambungan listrik


Sebab, saat masa pandemi COVID-19, telah memberikan dampak buruk terhadap UMKM , sehingga pemerintah kota melalui Dinas Koperasi dan UKM kota Ternate dorong untuk bangkit kembali.


Dia menambahkan , bahwa Pemkot Ternate melalui Dinas Koperasi dan UKM sudah beberapa kali memberikan bantuan kepada pelaku usaha, dimana pada tahun 2021 telah memberikan bantuan peralatan kepada 250 pelaku usaha produksi, namun para penerima bantuan tidak memanfaatkan dengan baik, karena alasan daya listriknya tidak cukup.


Oleh karena itu, ke depan Pemkot Ternate akan dukung dengan surat perjanjian , bila tidak dimanfaatkan akan ditarik dan diberikan kepada pelaku usaha yang membutuhkan.

Baca juga: Maluku Tenggara dapat bantuan kapal Roro untuk bantu daerah 3T


Sementara itu, sejumlah pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Ternate terus mengembangkan produknya di masa pandemi COVID-19, menyusul adanya dukungan dari berbagai perbankan dan pemda setempat.


Direktur Taranoate Ternate, Burhanudin Rope ketika dihubungi menyatakan, dalam masa pandemi COVID-19, tentunya banyak pelaku UKM sulit pasarkan produknya, tetapi adanya dukungan perbankan dan pemda, maka usaha UKM tetap mendapat pasar.


Selain itu, taranoate merupakan satu-satunya swalayan di Malut yang memasarkan produk lokal dan ole-ole khas Malut.


Menurut Burhanudin, dalam masa pandemi memang banyak UKM yang sulit pasarkan produknya, tetapi dengan bantuan dari perbankan melalui Perwakilan Bank Indonesia Malut yang membeli ratusan produk UMKM sebagai kebutuhan untuk disalurkan ke warga.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Ternate menyalurkan bantuan promotif dan preventif

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022