Ambon (Antara Maluku) - Arus mudik penumpang menggunakan kapal laut dari pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon menuju sejumlah daerah di wilayah Tengah, Barat maupun ke provinsi Papua dan Papua Barat mencapai puncaknya pada Jumat.

Pantauan ANTARA, dua kapal Pelni yakni KM. Dobonsolo dan KM. Gunung Dempo tiba dan berangkat dari pelabuhan Yos Sudarso Ambon dengan mengangkut maupun menurunkan ribuan warga yang hendak mudik ke kampung halamannya.

Data yang diperoleh dari PT. pelni Cabang Ambon menyebutkan jumlah pemudik yang berangkat maupun turun di pelabuhan Yos Sudarso dalam sehari tercatat 2.566 orang yang terdiri dari pemudik yang turun 1.371 orang, sedangkan berangkat 1.195 orang.

KM. Dobonsolo yang mengangkut pemudik dari Jayapura (Papua) dan Manokwari serta Sorong, provinsi Papua Barat, misalnya, baru tiba pelabuhan Yos Sudarso pada pukul 11.00 WIT 1.045 orang pemudik.

Selanjut kapal putih tersebut berangkat pukul 13.00 WIT dengan tujuan, Bau-Bau, Makassar, Surbaya dengan Jakarta mengangkut 706 orang (termasuk 350 orang pelanggan Telkomsel yang diberi hadiah mudik gratis), belum termasuk 958 orang lanjutan.

Sedangkan KM Gunung Dempo dari Bau-Bau dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Yos Sudarso pukul 15.00 WIT tetrnyata baru tiba pukul 17.30 WIT atau mengalami keterlambatan hampir tiga jam.

Kapal tersebut mengangkut pemudik dari Jakarta, Surabaya dan Makassar dan turun di Ambon sebanyak 326 orang serta penumpang lanjutan 403 orang.

Sedangkan saat berangkat mengangkut 489 orang penumpang dari Ambon dengan tujuan Sorong. Kebanyakan penumpang yang berangkat dari Ambon tujuan Sorong adalah rombangan brbagai organisasi Kristen yang akan melakukan wisata keesaan di daerah itu.

Sesuai pemantauan, jumlah penumpang yang naik dari Ambon menuju Sorong maupun ke Bau-Bau, Makassar, Surabaya dan Jakarta lebih banyak dari data yang diberikan PT. Pelni, karena terlihat banyak warga yang membeli tiket secara langsung di dermaga yang dijual oleh petugas.

Naik 30 persen

Manager Usaha PT Pelni (Persero) Cabang Ambon, Haryanto secara terpisah mengakui arus mudik Idul Fitri 1432 Hijriah dari dari pelabuhan Yos Sudarso mengalami peningkatan sebesar 30 persen.

"Jumlah penumpang yang tiba dan berangkat dari dari pelabuhan Yos Sudarso mengalami peningkatan 30 persen dengan menggunakan dua kapal yakni Dobonsolo dan Gunung Dempo," katanya.

Dia menegaskan, arus mudik dari Ambon ke wilayah barat maupun timir telah mencapai puncak dengan kedatangan serta keberangkatan KM. Dobonsolo dan Gunung Dempo.

"Puncak arus mudiknya hari ini. selebihnya hanya ada kapal Pelni yang akan melayari pelayaran perintis ke sejumlah daerah di Maluku dan jumlah penumpangnya tidak terlalu banyak, karena kebanyakan warga yang akan mudik telah menggunakan transportasi alternatif," katanya.

Haryanto menambahkan, kegiatan arus mudik baik yang berangkat maupun tiba di pelabuhan Yos Sudarso itu berlangsung aman dan lancar dengan mendapat pengawasan ketat aparat kepolisian dan instansi teknis terkait dengan menggelar pos pengamanan idul Fitri 1432 Hijriah.

Pewarta: James F. Ayal

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2011