DPRD Maluku memperjuangkan anggaran perbaikan ruas jalan di Saparua, Kabupaten Maluku Tengah agar bisa diperbaiki secepatnya menggunakan anggaran pemerintah pusat sehingga bisa memperlancar akses transportasi dan meningkatkan perekonomian.

Ketua Komisi III DPRD Maluku Richard Rahakbauw di Ambon, Senin  mengatakan  ruas Jalan Saparua-Haria dan Saparua-Itawaka, Kabupaten Maluku Tengah saat ini rusak berat dan membutuhkan penanganan secepatnya.

Ia menyampaikan  Komisi III DPRD Maluku  telah mengundang Dinas PUPR Maluku, BPJN, maupun Camat Saparua dan Kepala Desa (Raja) Haria untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan.


Menurut dia, langkah ini diambil komisi karena Dinas PUPR provinsi juga tidak dapat memberikan jaminan adanya alokasi anggaran untuk memperbaiki ruas Jalan Saparua-Haria dan Saparua-Wakal yang dalam kondisi rusak berat saat ini.

Apalagi anggaran yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut mencapai Rp10 miliar lebih.

Sementara Anggota komisi III DPRD Maluku Anos Yeremias menyampaikan  Pulau Saparua merupakan lokasi bersejarah perlawanan Thomas Matulessy yang bergelar Kapitan Pattimura namun infrastruktur dasar berupa jalan dalam kondisi rusak.

Sementara Kabid Bina Marga Dinas PUPR Maluku Ati Tuanaya mengatakan, ruas Jalan Saparua-Itawaka sepanjang 13 kilometer dan yang mengalami kerusakan berat saat ini sepanjang 1,6 kilometer sehingga  perlu mendapatkan penanganan.

"Kebutuhan anggaran perbaikan sekitar Rp10 miliar untuk dua ruas jalan dimaksud, namun yang akan diprioritaskan penanganannya untuk tahun ini adalah ruas jalan Saparua menuju Desa Haria," kata dia.

Pihaknya  memaksimalkan penanganan ruas jalan Saparua-Haria karena tersisa tiga bulan ke depan sudah berakhir tahun anggaran 2023 namun PUPR provinsi akan berupaya membantu dengan sisa waktu dan sisa anggaran yang ada," kata Ati.

 

Pewarta: Daniel Leonard

Editor : Ikhwan Wahyudi


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023