Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate melalui Unit Siaga SAR (USS) Morotai, Rabu melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Loleo Pangeo, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dilaporkan hilang saat melaut.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani dihubungi, Rabu, mengatakan, korban hilang diketahui bernama Yones Ceka (72 tahun), seorang nelayan yang sehari-hari beraktivitas melaut menggunakan longboat.
Korban dilaporkan tidak kembali setelah pergi memancing di sekitar perairan Desa Loleo Pangeo pada Selasa.
Informasi hilangnya korban pertama kali diterima Unit Siaga SAR Morotai dari Kopda Ekwata, Babinsa Desa Loleo Pangeo. Berdasarkan keterangan yang diterima, korban berangkat melaut sekitar pukul 05.00 WIT dengan menggunakan longboat untuk melakukan aktivitas memancing.
Namun hingga pukul 19.00 WIT, korban belum kembali ke rumah. Merasa khawatir, pihak keluarga bersama masyarakat setempat kemudian melakukan upaya pencarian secara mandiri di sekitar perairan tempat korban biasa memancing. Upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga malam hari.
Selanjutnya, Babinsa Kodim 1514 Morotai melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Siaga SAR Morotai dan meminta perbantuan SAR guna melakukan pencarian secara lebih luas dan terkoordinasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Morotai segera bergerak menuju Last Known Position (LKP) di perairan Desa Loleo Pangeo untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Operasi SAR dilakukan dengan menyisir area perairan sekitar lokasi korban diduga hilang, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus laut.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban. Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Morotai, Kodim 1514 Morotai, masyarakat Desa Loleo Pangeo, serta keluarga korban.
Pihak SAR mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, termasuk kondisi cuaca, kelengkapan alat keselamatan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat di laut.
Untuk kata Iwan, perkembangan lebih lanjut terkait hasil operasi pencarian akan disampaikan setelah adanya informasi terbaru dari Tim SAR Gabungan.
Editor : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2026