Ternate, 15/3 (Antaranews Maluku) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) terus berupaya menekan jumlah penderita penyakit diabetes di daerah ini, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukan peningkatan.

"Jumlah penderita diabetes di Ternate pada 2015 tercatat 5.000 orang lebih dan tahun 2017 meningkat menjadi 7.000 orang lebih atau dalam setiap tahun ada kenaikan jumlah penderita diabetes 1.000 orang lebih," kata Kepala Dinkes Ternate, Fatiha Suma di Ternate, Kamis.

Penderita diabetes di Ternate selain disebabkab faktor keturunan, juga karena pola hidup tidak sehat, seperti jarang berolahraga dan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung unsur gula.

Menurut dia, upaya yang dilakukan Dinkes Ternate untuk menekan jumlah penderita diabetes di daerah ini, di antaranya meningkatkan sosialisasi pola hidup sehat kepada masyarakat.

Selain itu, mendorong masyarakat untuk melakukan tes gula darah secara priodik, sehingga bisa melakukan tindakan pengobatan lebih awal jika hasil tes menunjukan kadar gula darahnya tinggi.

Dinkes Ternate, kata Fatiha Suma, juga terus memaksimalkan peran Diabetes Center yang ada di Ternate, baik dalam kegiatan sosialisasi maupun tindakan pengobatan terhadap para penderita penyakit itu.

Petugas Diabetes Center secara priodik turun ke masyarakat untuk melakukan tes gula darah kepada masyarakat secara gratis, sehingga lebih memudahkan masyarakat untuk melakukan tes gula darah.

Ia menambahkan, Dinkes Ternate memberi perhatian serius terhadap pencegahan diabetes, karena penyakit ini bisa menimbulkan kematian jika mengalami komplikasi dengan penyakit lainnya, seperti jantung, hati dan ginjal.

Pewarta: La Ode Aminuddin

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2018