Harga bawang yang ditawarkan para pedagang di pasar tradisional Kota Ambon, Maluku hingga kini masih mahal, menyusul terjadi kenaikan sejak tiga hari lalu..

"Harga bawang masih terus bertahan tinggi belum ada perubahan, walaupun sudah terjadi perubahan di Pulau Jawa maupun Sumatera dan lainnya," kata  pedagang pasar Mardika, Dody, Senin.

Ia mengatakan para pedagang masih mempertahankan harga bawang putih Rp60.000/Kg dan bawang merah Rp50.000/Kg. Harga ini sudah bertahan sejak terjadi perubahan harga naik pada Jumat (7/2), di mana harga bawang putih naik saat itu dari Rp40.000, menjadi Rp60.000, dan bawang merah naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000/Kg.

Informasi dari para agen pemasok, dalam waktu dekat akan terjadi perubahan harga naik lagi untuk bawang putih. Apalagi bawang putih selama ini merupakan hasil impor dari China.

"Mudah-mudahan masih bisa terus bertahan atau turun dari harga Rp60.000/Kg saat ini hingga menjelang ibadah puasa nanti. Sudah biasa terjadi, mau dibilang apa lagi, selain itu stok juga semakin berkurang di pasar Ambon, karena memang pemasokan dari sentra tidak lancar lagi," katanya.

Warga Kelurahan Mangga Dua, Nora yang ditemui seusai membeli setumpuk bawang putih dengan harga Rp5.000, mengatakan, harga bawang putih naik cukup tajam, bahaya juga, apalagi menjelang April 2020 yqkninmemasuki bulan puasa.

"Pedagang tadi yang mengatakan, harga yang sekarang ini akan naik lagi mengingat di Surabaya juga sudah terjadi kenaikan harga," ujarnya.

Naiknya harga bawang tidak mempengaruhi harga cabai yang hingga kini masih tetap bertahan walaupun bervariasi.

Harga cabai merah biasa para pedagang masih mematok dengan harga berkisar antara Rp45.000 hingga Rp50.000/Kg, dan cabai keriting panjang Rp40.000/Kg, sedangkan eceran Rp5.000/tumpuk kecil.

Bumbu masak lainnya yang sekarang ini cukup mahal di pasar yakni Halia yang tadinya Rp5.000/ikat, kini menjadi Rp10.000/Ikat, sedangkan lengkuas, kunyit, dan seray masih terus bertahan Rp5.000/ikat kecil.

Pewarta: John Soplanit

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2020