Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara, membantah adanya informasi penutupan seluruh aktivitas jual beli di Pasar Gamalama, terkait dengan wabah virus COVID-19.

"Tidak benar ada informasi kalau aktivitas di Pasar Galamama ditutup. Kami meminta masyarakat jangan panik tetap dan ikut seluruh arahan pemerintah, karena stok sembako dalam kondisi normal, kecuali kebutuhan gula sangat dibutuhkan masyarakat," kata Kepala Disperindag Kota Ternate, Hasyim Yusuf di Ternate, Minggu.

Berdasarkan pantauan, warga Ternate sejak Minggu siang mendatangi Pasar Gamalama dan berbagai pasar tradisional terkait dengan isu akan adanya penutupan aktivitas pasar, akibatnya warga membeli berbagai kebutuhan pokok dalam jumlah yang banyak

Hasyim Yusuf menyatakan, isu terkait dengan penutupan sejumlah fasilitas publik termasuk pasar higienis Bahari Berkesan Kota Ternate, membuat kondisi pasar tidak seperti biasanya karena banyak masyarakat yang datang untuk membeli sejumlah bahan pokok ketersediaan.

"Kami ingin sampaikan ke masyarakat kalau isu pasar ditutup aktivitasnya tidak benar. Saya juga belum dengar penjelasan dari walikota untuk tutup pasar," ujarnya.

Menurut dia, penutupan pasar harus melihat beberapa pertimbangan dan tidak dilakukan secara sepihak, serta belum ada rencana dari Pemkot Ternate untuk itu.

Kendati demikian, Hasyim memastikan, untuk ketersediaan stok sembako masih akan bertahan sampai beberapa bulan ke depan.

Ditanyakan soal dengan ketersediaan gula pasir menurutnya, untuk gula memang masih akan bertahan beberapa pekan ke depan.

"Kalau gula memang sementara menipis, tapi bisa saja bertahan hingga dua pekan ke depan, tetapi masyarakat jangan panik karena kebutuhannya pasti terpenuhi," ujarnya.

Dia meminta kepada masyarakat dirinya meminta untuk tidak panik dan mudah terpancing dengan berbagai informasi yang tidak benar.

"Atas nama Pemerintah Kota Ternate kita minta masyarakat supaya jangan mudah terpancing dengan informasi yang tidak jelas, karena pasar masih akan tetap beraktivitas seperti biasa," katanya.
 

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2020