Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maluku Utara (Malut) menerima hasil spesimen pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) RSU Chasan Boesoerie Ternate sebanyak delapan spesimen dengan hasil empat orang positif, sehingga total 81 orang positif COVID-19.

"Hari ini telah menerima hasil pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) RSU Chasan Boesoerie Ternate dan sebanyak delapan specimen dengan hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak empat orang. Jadi secara keseluruhan pasien COVID-19 di Malut mencapai 81 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut dr Alwia Assagaf di Ternate, Kamis.

Dia menyatakan, tiga orang dari Kota Ternate dan satu dari Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, berinisial MB, sedangkan empat orang lainnya merupakan hasil flow-up yang belum bisa diumumkan, sehingga jumlah kasus positif COVID-19 di Malut menjadi 81 orang, selanjutnya kasus baru disebut sebagai pasien 78, 79, 80 dan pasien 81.

Menurut dia, sebelumnya, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Manado dan 23 orang terkonfirmasi positif sehingga Malut miliki 81 pasien COVID-19.

Untuk tambahan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 selama dua hari terakhir ini berasal dari Kota Ternate 14 orang, Morotai empat orang, Halmahera Utara tiga orang, Halmahera Tengah dua orang, Halmahera Selatan dan Halmahera Barat masing-masing satu orang.

Selain itu, hasil pemeriksaan BTKL-PP Manado, tiga orang dinyatakan sembuh setelah menjalani pemeriksaan tiga kali flow-up dengan hasil negatif, sehingga total sembuh 11 orang dan terbaru tiga pasien sembuh, yakni pasien 20, 21 dan 25 (berusia 19 tahun).

Dia menyebut, untuk pasien meninggal tiga orang yang telah tercatat sebagai pasien COVID-19, yakni kasus 58 (RMN) meninggal pada 30 April 2020 di Halmahera Selatan, kasus 76 (AH), meninggal 12 Mei 2020 di Kota Ternate dan (YN), kasus 61 meninggal 13 Mei 2020 di Halmahera Utara.

Orang tanpa gelaja (OTG) ada penambahan 37 orang dari Kepulauan Sula dan Halmahera Utara, ada pengurangan dari Pulau Morotai, orang dalam pemantauan (ODP) ada kenaikan secara kumulatif sebanyak tiga orang dari Kepulauan Sula, Tidore Kepulauan dan Halmahera Selatan.

Kasus pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 12 orang atau ada pengurangan empat orang, karena terkonfirmasi positif COVID-19 dan selesai masa pengawasan.

Untuk pemeriksaan rapid test terhadap 3.234 orang dan diperoleh 167 orang reaktif, yakni OTG 69 orang, ODP 44 orang dan PDP enam orang, serta 48 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, sedangkan 3.067 orang dengan hasil nonreaktif.

Dia menambahkan, saat ini, tengah menjalani perawatan di RSU Chasan Boesoerie Ternate sebanyak 23 orang, di antaranya 16 orang kasus positif COVID-19, termasuk satu orang asal Demak, Jawa Tengah, 6 orang PDP dan ODP satu orang.

Sementara yang menjalani karantina di Sahid Hotel sebanyak 65 orang, dengan rincian 30 pasien terkonfirmasi positif COVID-19, OTG 19 orang, ODP enam orang, PDP lima orang dan lima orang pelaku perjalanan dari daerah terjangkit.

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2020