Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan, berbagai program unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun 2011 akan digunakan untuk mendukung implementasi konsep minapolitan di Indonesia. "Kegiatan unggulan akan diupayakan untuk mendorong pelaksanaan kegiatan minapolitan," kata Fadel Muhammad di Jakarta, Senin. Berbagai program andalan KKP pada 2011 antara lain Pengembangan Usaha Mina Perdesaan (PUMP) dan Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR). Khusus untuk PUMP, ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, anggaran kegiatan berada di pusat sehingga setiap unit kerja terkait membangun kriteria dan mengawal proses penyaluran bantuan langsung masyarakat ke rekening kelompok sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun demikian, lanjutnya, pengelolaan keuangan negara harus tetap dilakukan secara tertib, taat aturan, efisien, efektif, serta memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Terkait program PUGAR, KKP telah mengalokasikan anggaran yang akan didistribusikan ke 40 kabupaten/kota di sebanyak 10 provinsi untuk menyiapkan 32 ribu hektare lahan tambak garam baru. Kesepuluh provinsi yang dimaksud adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Menurut Menteri KP, saat ini tingkat produktivitas lahan penggaraman di Indonesia rata-rata baru mencapai sebesar 60 - 70 ton per hektare per tahun, cukup rendah apabila dibandingkan dengan Australia atau India. Rendahnya produktivitas garam nasional yang tidak sebanding antara tingkat kebutuhan dengan konsumsi garam mengakibatkan Indonesia masih membuka impor garam dari luar negeri yang jumlahnya mencapai 55 persen dari kebutuhan garam nasional. Fadel mengemukakan, melalui PUGAR, maka diharapkan pada tahun 2011 impor garam dapat dikurangi. Ia juga menjelaskan, komponen kegiatan yang diberikan kepada masyarakat melalui Program PUGAR yakni penyusunan rencana rinci pemberdayaan tingkat desa, peningkatan kapasitas kelembagaan dan SDM petambak garam, fasilitasi kemitraan, dan penyaluran Bantuan Langsung Masyarakat (BLM). Minapolitan merupakan sebuah konsep pembangunan kelautan dan perikanan yang berbasiskan wilayah dengan pendekatan sistem manajemen kawasan untuk mendorong peningkatan produksi perikanan sekaligus mendorong pusat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Minapolitan sebagai program andalan KKP mulai digulirkan pada tahun 2011 ini di 41 lokasi kawasan Minapolitan percontohan, yang dibagi menjadi kegiatan minapolitan berbasiskan perikanan tangkap di sembilan wilayah, kegiatan minapolitan berbasiskan perikanan budi daya di 24 wilayah, dan pengembanan usaha garam nasional menuju swasembada garam di delapan wilayah.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026