Paus sperma terdampar di Pantai Taduma Ternate

  • Selasa, 8 September 2026 17:20

Paus sperma terdampar di Pantai Taduma Ternate. Petugas menggunakan alat berat untuk mengubur bangkai paus sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di pesisir Pantai Kelurahan Afe Taduma, Ternate, Maluku Utara, Selasa (8/9/2026). Paus sperma sepanjang sekitar 9,8 meter tersebut ditemukan terdampar pada sekitar pukul 05.00 WIT dalam kondisi mati dan membusuk sehingga pemerintah setempat memutuskan mengubur bangkai paus di sekitar Pantai Taduma untuk mengurangi bau tidak sedap sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit akibat pembusukan. ANTARA FOTO/Andri Saputra/kye

Sejumlah warga melihat proses penguburan bangkai paus sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di pesisir Pantai Kelurahan Afe Taduma, Ternate, Maluku Utara, Selasa (8/9/2026). Paus sperma sepanjang sekitar 9,8 meter tersebut ditemukan terdampar pada sekitar pukul 05.00 WIT dalam kondisi mati dan membusuk sehingga pemerintah setempat memutuskan mengubur bangkai paus di sekitar Pantai Taduma untuk mengurangi bau tidak sedap sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit akibat pembusukan. ANTARA FOTO/Andri Saputra

Warga melihat gigi bangkai paus sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di pesisir Pantai Kelurahan Afe Taduma, Ternate, Maluku Utara, Selasa (8/9/2026). Paus sperma sepanjang sekitar 9,8 meter tersebut ditemukan terdampar pada sekitar pukul 05.00 WIT dalam kondisi mati dan membusuk sehingga pemerintah setempat memutuskan mengubur bangkai paus di sekitar Pantai Taduma untuk mengurangi bau tidak sedap sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit akibat pembusukan. ANTARA FOTO/Andri Saputra

Petugas menggunakan alat berat untuk mengubur bangkai paus sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di pesisir Pantai Kelurahan Afe Taduma, Ternate, Maluku Utara, Selasa (8/9/2026). Paus sperma sepanjang sekitar 9,8 meter tersebut ditemukan terdampar pada sekitar pukul 05.00 WIT dalam kondisi mati dan membusuk sehingga pemerintah setempat memutuskan mengubur bangkai paus di sekitar Pantai Taduma untuk mengurangi bau tidak sedap sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit akibat pembusukan. ANTARA FOTO/Andri Saputra/kye

Paus sperma terdampar di Pantai Taduma Ternate. Petugas Balai Pengelolaan Kelautan (Balai PK) Kupang memotret bangkai paus sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di pesisir Pantai Kelurahan Afe Taduma, Ternate, Maluku Utara, Selasa (8/9/2026). Paus sperma sepanjang sekitar 9,8 meter tersebut ditemukan terdampar pada sekitar pukul 05.00 WIT dalam kondisi mati dan membusuk sehingga pemerintah setempat memutuskan mengubur bangkai paus di sekitar Pantai Taduma untuk mengurangi bau tidak sedap sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit akibat pembusukan. ANTARA FOTO/Andri Saputra

Berita Terkait