Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), akan mengucurkan dana untuk usaha mikro yang bersumber dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Kota Ternate tahun 2011 senilai Rp 1,4 miliar. "Dana tersebut akan diperuntukkan pada beberapa kegiatan, baik pada peningkatan kegiatan koperasi maupun pengembangan usaha kecil mikro dan menengah di Kota Ternate," Kepala  Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate, Arif Gani di Ternate, Sabtu. Sampai akhir 2010 ini, jumlah koperasi yang beroperasi di Kota Ternate sebanyak 274 buah, sedangkan 25 koperasi yang disehatkan oleh Dinas Keparasi Kota dan sisanya akan dilanjutkan pada tahun 2011 ini. Penyehatan keperasi dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan keragaman usaha dan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola koperasi tersebut. Ia mengatakan, pada 2011 pihaknya menginginkan kegiatan koperasi dan UMKM dapat tercapai. Oleh karena itu, ada beberapa program yang diprioritaskan termasuk peningkatan jumlah koperasi, UMKM dan perdagangan tradisional. Pihaknya akan melakukan kegiatan tersebut dengan baik untuk meningkatkan usaha masyarakat.  Kebanyakan mereka bergerak di sektor riil atau bisnis perdagangan. Arif mengatakan, pihaknya akan melakukan pemberdayaan terhadap Pedagang kaki Lima (PKL)  untuk meningkatkan usaha-usaha dengan memanfaatkan pengauatan permodalan yang dikelola oleh Dinas Koeparsi, Disperindag maupun BKKBN. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan peningkatan kesejahteraan. Dan sasaran tahun 2011 yaitu, akan memberdayakan kelompok perempuan dan pemuda untuk membuka wirausaha. Sehingga, mereka bisa menciptakan lapangan kerja, maka pihaknya akan melakukan pendataan terhadap pemuda dan perempuan di Kota Ternate yang menganggur maupun lulusan sarjana. "Kami juga akan membiayai pelatihan sehingga mereka tertarik dengan dunia usaha, maka potensi yang ada pada mereka dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu, mereka dapat mengekses permodalan melalui dana Kementerian, KUR dan APBD," katanya. Dalam waktu dekat, akan dilakukan pendataan pemuda dan perempuan yang menganggur untuk dilatih menjadi pelaku ekonomi yang dapat menciptakan lapangan kerja. Pada 2011 juga akan dihidupkan kembali seluruh koperas di Kota Ternate dengan melakukan pendampingan terhadap para pengurus agar mampu menyerap tenaga kerja. Selain itu, akan diciptakan iklim usaha yang kondusif dengan menyiapkan usaha mikro sebanyak mungkin serta meningkatkan kualitas usaha.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026