"Rekomendasi bagi balon kepala daerah yang akan diusung Partai Golkar Provinsi Maluku dalam pilkada 2013 mendatang tergantung hasil survei yang dilakukan nantinya," kata ketua DPD Partai Golkar Maluku, Z Sahuberuwa di Ambon, Rabu.
Dalam menentukan rekomendasi, Golkar tetap menggunakan metode survei dan siapa pun yang posisinya paling teratas dipilih responden akan mendapat rekomendasi dari partai.
Menurut Sahuberuwa, survei ini dilakukan guna mencari pemimpin Maluku bukan mencari pemimpin Golkar dan kader partai pun yang akan mencalonkan diri dalam pemilihan akan tetap disurvei.
"Sekali lagi kami tegaskan kalau Golkar tetap memberikan kesempatan untuk semua putra-putri bangsa terbaik di Maluku untuk nantinya di survei. Meski hasilnya menunjukan figur lain dari luar kader partai yang mendapat dukungan terbanyak dari responden maka kami tetap akan mendukung yang bersangkjutan," kata Sahuburua.
Sahuberuwa yang juga mantan Ketua DPRD Provinsi Maluku ini mengakui dirinya mendorong kader generasi muda partai Golkar untuk maju sebagai calon kepala daerah dalam pilkada gubernur/wagub tahun depan.
"Kami mendorong generasi muda partai untuk maju dan mereka-mereka yang dinilai sudah berkompeten. Lima tahun ke depan Maluku membutuhkan orang yang memiliki kompetensi dalam menjalankan roda pemerintahan serta komitmen untuk memajukan daerah ini," katanya.
Sejumlah nama kandidat balon kepala daerah yang akan maju dalam pilkada gubernur/wagub 2013 yang telah melakukan sosialisasi ke masyarakat di antaranya Wakil Gubernur Maluku, Said Assagaff, anggota DPR-RI, Edison Betaubun, Azis Samual, Wakil Menteri Perindustrian, Alex Retraubun, mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan , Alex Litaay yang juga anggota DPR - RI, Ketua DPP Partai Golkar, Freddy Latumahina dan mantan Asisten KASAD, Brigjen TNI (Purn) John Pelupessy.
Wakil Kajati Gorontalo yang juga mantan Bupati Kabupaten Maluku Tenggara, Herman Koedoebeon, mantan Wali kota Ambon, M.J Papilaja dan mantan Bupati Maluku Tengah periode 2007 - 2012, Abdullah Tuasikal juga ikut mencalonkan diri terkait berakhirnya masa jabatan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu pada 15 September 2013.
Pewarta: Daniel Leonard: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.