"Dalam rekaman kamera pengintai (CCTV) yang terpasang di ruang bendahara kantor terlihat dua oknum pelaku sedang membuka brankas tersebut dan menggasak uang tunai senilai Rp50 juta," kata Kepala Balai Sejarah Maluku, Stevanus Tiwery di Ambon, Sabtu.
Perangkat kamera pengintai tersebut telah diserahkan ke aparat kepolisian guna mencari tahu wajah serta mengidentifikasi pelaku pencurian itu.
Stevanus menyatakan polisi juga telah mengambil sampel sidik jari yang melekat di sekitar brankas untuk penyidikan lanjutan sekaligus melakukan pencocokan. Namun, ia tidak bisa menyimpulkan para tersangka ini merupakan orang dalam atau bukan.
"Kami tidak bisa menyimpulkan apa-apa. Kita tunggu saja hasil pengembangan pemeriksaan penyidik," katanya.
Pewarta: Daniel Leonard: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.