Ternate (Antara Maluku) - Depot Pertamina menjamin stok bahan bakar minyak (BBM) di Ternate dan seluruh kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara tetap tersedia selama Ramadhan.

"Kami akan mendistribusikan BBM setiap harinya di setiap SPBU sesuai dengan kebutuhan masyarakat selama Ramadhan, jadi tidak perlu mengkhawatirkan adanya kelangkaan BBM," kata Manajer Pemasaran Depot Pertamina Ternate Bagus Handoko di Ternate, Jumat.

Untuk tiga SPBU di Kota Ternate, misalnya Depot Pertamina mendistribusikan sedikitnya 79 ton BBM jenis premium, sedangkan solar 15 ton dan jumlah itu sudah mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.

Ia mengatakan kalaupun terjadi antrean di setiap SPBU di Ternate itu lebih disebabkan oleh faktor teknis misalnya adanya kerusakan peralatan di SPBU atau juga karena adanya kekhawatiran masyarakat akan terjadi kelangkaan BBM.

Depot Pertamina akan terus melakukan pengawasan terhadap SPBU tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan mereka menjual BBM ke pihak-pihak tertentu, misalnya kepada para penampung BBM.

Sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir terlihat ratusan kendaraan roda dua dan roda empat antre di tiga SPBU di Kota Ternate untuk melakukan pengisian BBM, bahkan panjangnya sampai 1,5 Km.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi dari Universitas Khairun Ternate Nurdin Muhammad, SE,M.Si ketika dihubungi meminta kepada Pemkot Ternate untuk menertibkan pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium yang ada di kota ini, terutama menjual premium dengan harga yang mahal.

"Pengecer BBM di Ternate menjual premium dengan harga Rp10 ribu per liter, padahal harga BBM untuk jenis premium hanya naik dari Rp4.500 menjadi Rp6.500 per liter, sehingga minta pemkot harus menertibkannya agar tidak membebani masyarakat," katanya.

Ketika harga premium Rp4.500 per liter, harga eceran di tingkat hanya Rp6.000 per liter, jadi ketika harga premium naik Rp6.500 per liter, seharusnya harga premium di tingkat pengecer paling mahal Rp8.000 per liter.

Ia mengatakan bahwa Pemkot Ternate seharusnya menetapkan harga eceran premium pada tingkat pengecer untuk mencegah pengecer memainkan harga seenaknya, terutama jika stok BBM di SPBU kosong.

Para pemilik kendaraan di Ternate, terutama pengendara sepeda motor selama ini harus membeli premium di pengecer, karena tiga SPBU di kota Ternate lebih cepat menutup SPBU-nya dengan alasan stok BBM habis.


Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026