Ternate (Antara Maluku) - Menteri Agama RI Suryadharma Ali, Jumat, meresmikan peralihan status Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate.

"Peralihan status STAIN ke IAIN akan menjadi hari istimewa yang dirasakan oleh masyarakat Malut dan keluarga besar STAIN dan telah semua prosedurnya melalui ketentuan yang diatur," katanya di Ternate, Jumat.

Ia mengatakan, peralihan status STAIN Ternate ke IAIN dihadiri semua pimpinan umat beragama di Indonesia yang hadir di Ternate, ini isyarat kalau kerukunan antar-beragama di Malut bisa memberi andil bagi daerah lain.

Oleh karena itu, banyak sekali daerah yang memiliki STAIN berjuang peralihan status STAIN ke IAIN, 10 resmikan, 11 wisuda sekaligus orasi ilmiah akan disampaikan oleh Direktur Pendidikan Islam Kemenang.

Selain itu, IAIN Ternate juga akan dipercayakan menggelar seminar pendidikan nasional pada 18 Januari nanti dan ini isyarat perubahan bagi kemajuan akademik, sosial dan budaya.

Selain itu, Para dosen yang bergelar doktor juga akan diprioritaskan untuk menduduki semua jabatan strategis, untuk penganggaran Rp100 miliar untuk pembangunan infrastruktur maupun pembenahan sumber daya manusia.

Dirinya juga menyatakan, menjelang peralihan status STAIN menjadi IAIN yang direncanakan pada 10 Januari 2014, sejumlah persiapan telah disiapkan untuk kegiatan tersebut mencapai 100 persen.

Sementara itu, Rektor IAIN Ternate, DR Abdurahman Marasabessy ketika dihubungi mengatakan, peresmian dan pelantikan Rektor merupakan bagian dari kegiatan yang berada dalam satu rangkaian kegiatan, karena hal ini sesungguhnya merupakan sebuah perjuangan sejak tahun 2007 silam.

Dalam perjuangan untuk peralihan status ini sejak tahun 2007 dan keluarlah Perpres nomor 54 tahun 2013 terkait dengan peralihan status dan itu ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, katanya.

Setelah itu, lahir apa yang disebut struktur dan dalam struktur tersebut, ada satu pasal peralihan menyebutkan bahwa Ketua STAIN adalah Rektor STAIN pertama IAIN. Jadi ada lima rektor yang sudah dilantik tinggal, Ternate dan Papua, jadi SK kelima Rektor itu diberikan oleh Menteri Agama kepada Ketua STAIN yang menjabat.

Ditanya mengenai adanya dukungan dari pemda setempat, Abdurahman menyatakan apresiasinya atas dukungan dari pemda dalam upaya mendukung peralihan status STAIN ke IAIN

Ia mengatakan, dengan adanya peralihan status tersebut, Ketua STAIN yang saat ini dijabat ini akan dengan sendirinya menjadi Rektor IAIN Ternate.

Dirinya juga menyatakan, setelah IAIN diresmikan hari ini, akan dilanjutkan dengan rencana dibangunnya kampus II di Dodinga dan telah diserahkan sertifikat tanah oleh Gubernur Malut kepada Menteri Agama Surya Dharma Ali.

Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026