Ambon (Antara Maluku) - Forum Media Pendukung Program MAMPU (maju perempuan Indonesia untuk penanggulangan kemiskinan), sebuah LSM yang dibentuk dari kerja sama Australian Aid, Cowater Internasional, Yayasan BAKTI Indonesia, dan Yayasan Arika Mahina, akan diluncurkan di Ambon, akhir Maret 2014.

"Forum media ini sudah kami bentuk pada 22 Februari 2014, tapi secara resmi baru akan diluncurkan akhir Maret nanti," kata Direktur Yayasan Arika Mahina, Ina Soselisa di Ambon, Rabu.

Ia mengatakan forum yang terdiri dari enam media massa yakni TVRI Stasiun Ambon, RRI Ambon, Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Biro Provinsi Maluku, Harian Siwalima, Harian Suara Maluku, dan Harian Rakyat Maluku, akan berjejaring dengan tim konstituen masyarakat di lima kecamatan Kota Ambon, dan juga DPRD Kota Ambon guna mendukung program MAMPU.

"Media massa dibutuhkan untuk mensosialisasikan sekaligus membangun opini publik bersama stake holder lainnya, untuk mendorong tercapainya kebijakan-kebijakan yang lebih pro rakyat di tingkat daerah," katanya.

MAMPU merupakan program kerja sama antara Cowater Internasional dan Yayasan BAKTI Indonesia yang didanai oleh Pemerintah Australia melalui Australian Aid.

"Kami dari Arika Mahina menjadi mitra Yayasan BAKTI untuk pelaksanaan program ini di Maluku," kata Ina.

Program tersebut digalakkan untuk memberikan kontribusi bagi lahirnya kebijakan pro kemiskinan dan responsif gender yang mencakup isu peningkatan akses perempuan pada pekerjaan dan penghapusan diskriminasi di tempat kerja, dan akses terhadap program perlindungan sosial dari pemerintah.

MAMPU juga memiliki misi untuk meningkatkan kondisi yang lebih baik bagi buruh migran perempuan dan memperkuat kepemimpinan perempuan untuk hak-hak kesehatan dan reproduksi yang lebih baik, serta mengurangi kekerasan terhadap perempuan.

"Keterlibatan media massa sangat penting, bukan hanya sekadar mensosialisasikan program tapi juga berjejaring dan bekerja sama dengan masyarakat," ujarnya.


Pewarta: Shariva Alaidrus
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026