* Penyerang Spanyol Diego Costa membantah klaim-klaim pelatih timnas Brazil Diego Costa yang mengatakan dirinya pernah menghubungi sang pemain untuk membela negara kelahirannya di Piala Dunia.

Penyerang kelahiran Brazil itu memilih untuk membela Spanyol, di mana ia bermain untuk klub Atletico Madrid, dan melakukan debutnya untuk timnas pada pertandingan persahabatan melawan Italia Maret silam.

Ia tampil gemilang sepanjang Liga Spanyol musim lalu, mengoleksi 36 gol, serta membawa Atletico menjuarai Liga Spanyol dan mencapai final Liga Champions, dan ia akan menjadi tambahan yang penting untuk lini depan Spanyol saat "Tim Matador" berupaya untuk mempertahankan gelar Piala Dunia.

Costa mengatakan bahwa pelatih Spanyol Vicente Del Bosque meyakinkan dirinya untuk bermain bagi sang juara dunia, sedangkan Scolari tidak pernah mendekatinya.

"Scolari tidak pernah menghubungi saya melalui telepon. Satu-satunya pelatih yang berbicara dengan saya adalah Del Bosque, yang memperlihatkan ketertarikan kepada saya, mengundang saya makan siang, dan meyakinkan saya bahwa saya masuk dalam rencana-rencananya," kata Costa kepada para pewarta di Washington, di mana Spanyol sedang melakukan persiapan untuk Piala Dunia.

"Saya adalah orang Brazil dan hal itu tidak akan berubah meski saya ingin memenangi Piala Dunia bersama Spanyol."

Costa merespon komentar-komentar yang dilontarkan Scolari pada Jumat, yang berkata bahwa ia ingin sang penyerang bermain untuk Brazil.

"Saya akan memanggilnya untuk Piala Dunia. Apakah saya salah? Saya tidak tahu," kata Scolari kepada O Estado de Sao Paulo. "Ia akan berada di Piala Dunia dengan (tim) Brazil. Saya berbicara hal itu kepadanya sebanyak dua kali."

"Masalahnya adalah terdapat kepentingan-kepentingan lain di belakang segalanya. Di mana Diego Costa adalah warga Spanyol yang membuka pintu-pintu ke Eropa."(Reuters/A.R.A Adipati)

    
* Tim Nasional Rusia ke Piala Dunia Brazil direvisi setelah kapten Roman Shirokov dinyatakan tidak dapat bermain akibat cedera pada Jumat (6/6) dan digantikan pemain tengah klub Rubin Kazan, Pavel Mogilevets.

Berikut tim Rusia yang sudah direvisi:

- Kiper: Igor Akinfeev (CSKA Moscow), Yury Lodygin (Zenit St. Petersburg), Sergey Ryzhikov (Rubin Kazan)
   
- Pemain belakang: Vasili Berezutskiy (CSKA Moscow), Vladimir Granat (Dynamo Moscow), Andrey Eshchenko (Anzhi Makhachkala), Sergey Ignashevich (CSKA Moscow), Alexey Kozlov (Dynamo Moscow), Dmitry Kombarov (Spartak Moscow), Andrey Semenov (Terek Grozny), Georgi Schennikov (CSKA Moscow)
   
- Pemain tengah: Denis Glushakov (Spartak Moscow), Igor Denisov (Dynamo Moscow), Alan Dzagoev (CSKA Moscow), Yury Zhirkov (Dynamo Moscow), Alexey Ionov (Dynamo Moscow), Alexander Samedov (Lokomotiv Moscow), Victor Faizulin (Zenit St. Petersburg), Oleg Shatov (Zenit St. Petersburg), Pavel Mogilevets (Rubin Kazan)
   
-Pemain depan: Maxim Kanunnikov (Amkar Perm), Alexander Kerzhakov (Zenit St. Petersburg), Alexander Kokorin (Dynamo Moscow). (Reuters/A. Rachma)


* Sementara itu, persiapan Brazil jelang pembukaan Piala Dunia terganggu oleh bentrokan antara polisi dengan pekerja kereta bawah tanah yang sedang melakukan aksi mogok di Sao Paulo.

Bentrokan di stasiun kereta dan unjuk rasa antipemerintah yang dilakukan sekitar tiga ribu orang itu menimbulkan kekhawatiran soal keamanan di kota yang akan menggelar pertandingan perdana Piala Dunia itu.

Polisi menggunakan pentungan dan gas air mata untuk menggiring pekerja yang sedang piket ke stasiun pusat, setelah para penglaju mencoba masuk stasiun.

Aksi mogok, yang mengakibatkan terlantarnya jutaan pengguna kereta bawah tanah, akan tetap berlangsung hingga Sabtu setelah serikat pekerja dan perusahaan gagal mencapai kesepakatan soal kenaikan gaji.

Di tempat terpisah ribuan demonstran memblokade jalanan di depan bank sentral sebagai protes atas kebijakan ekonomi Presiden Dilma Rousseff.

"Masalah kami bukan dengan timnas sepak bola. Kami menyambut mereka. Tapi tanggal 5 Oktober nanti kami akan kirim Dilma Roussef ke neraka," kata ketua serikat pekerja Paulo Pereirra dan Silva, mengacu pada tanggal pemilu Brazil tahun ini.

Aksi mogok pekerja kereta mengajibatka warga kota Sao Paulo kesulitan transportasi, termasuk para penonton pertandingan uji coba Brazil lawan Serbia Kamis.
(AFP/Handoko)

Pewarta: Antara
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026