"Cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang terjadi akhir-akhir ini membuat kami kembali mewaspadai jalur lintasan Kapal Ferry Ternate ke Bitung, Sulawesi Utara," kata Manager Operasional ASDP Cabang Ternate Ali Tamher di Ternate, Sabtu.
Dia mengatakan, jalur Ternate-Bitung termasuk yang perlu diwaspadai karena pada saat cuaca ekstrem bisa terjadi gelombang tinggi.
"Apalagi laporan BMKG menyatakan dalam beberapa hari ini tinggi gelombang bisa mengganggu pelayaran di jalur Ternate-Bitung," katanya.
Ali mengatakan, di luar jalur tersebut, pelayaran di wilayah perairan Maluku Utara masih tetap aman, khususnya rute Bastiong-Sidangoli, Bastiong-Sofifi, maupun Bastiong-Rum.
Berdasarkan prAkiraan cuaca yang diterima dari BMKG, untuk wilayah Kota Ternate kecepatan angin barat daya 10-15 knot, tinggi gelombang dua meter dan tidak membahayakan pelayaran.
Menyangkut alat keselamatan, ia mengatakan pihaknya telah memastikan di setiap kapal yang beroperasi tersedia sesuai dengan standar yang ditentukan.
"Jaket pelampung juga disediakan sesuai dengan kapasitas penumpang," katanya.
Terkait penundaan jadwal keberangkatan kapal feri, Ali meminta masyarakat pengguna jasa angkutan penyeberangan itu untuk bersabar, karena semua itu dilakukan demi keselamatan para penumpang.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.