"Logistiknya berupa kertas suara, bilik suara serta kelengkapan lain yang diperuntukan saat pencoblosan," kata Ketua KPU Kota Ternate, Ismad Sahupala,di Ternate, Jumat.
Logistik yang disiapkan KPU itu sesuai dengan standar yang telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2015 tentang Norma, Standar, Prosedur, Kebutuhan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Meski begitu, kata Ismad, percetakan logistik ini tetap mengacu pada semua data base yang ada di DPT yang sudah diplenokan KPU Kota Ternate pada beberapa waktu lalu sebanyak 151.920 yang nanti ditambah 2,5 persen dan persiapan surat suara untuk pemungutan suara ulang sebanyak 2.000 lembar.
Sedangkan, untuk bilik suara sesuai dengan PKPU nomor 6 setiap TPS ditempatkan 2 sampai 4 kebutuhan bilik suara dan KPU sudah tetapkan per 1 TPS itu ada 3 bilik yang dicetak dan ada dokumen formulir maupun sertifikat tetap ada kode security yang pakai hologram.
Di samping itu, KPU juga diberikan kewenangan untuk memasang kode lain dalam surat keputusan seperti microtex yang merupakan penanda-penanda diluar hologram dan itu semua KPU sudah putuskan dan tetapkan.
Begitu pula, untuk jadwal yang ditetapkan KPU sudah mulai dilakukan tender logistik dalam bentuk UPL serta swadaya, namun proses pencetakan, sortir, pelipatan dan pengapakan baru mulai dilakukan sampai 7 Desember 2015.
"Mulai 20 November itu logistik sudah siap di KPU terkait kebutuhan pungutan suara, perhitungan dan rekapitulasi ada di KPU, pada 21 Oktober 2015 dengan pengerjaan sortir, lipat, pengecekan sampai pengapakan, berlanjut distribusi dengan monitoring pada 7 Desember dan itu sudah sampai di TPS," ujarnya.
Namun model kertasnya untuk surat suara sesuai standarnya yaitu HVS biasa dengan ukuran 800 miligram.
Ismad mengatakan, dalam surat sendiri juga terdapat logo dari KPU dan logo Pemkot Ternate.
Dalam surat suara juga memuat foto daftar calon serta kolom informasi nomor TPS. Selain itu termuat nama Kota, Kecamatan, Kelurahan dan tanda tangan Ketua KPPS.
Kendati demikian, untuk simulasi akan dilakukan pada awal November 2015 sesuai dengan jadwal sosialisasi yang sudah ditetapkan.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.