Ambon (ANTARA) - Sebanyak 120 prajurit Kodam XV/Pattimura dibekali kemampuan beladiri pencak silat militer (PSM) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf Heri Krisdianto di Ambon, Selasa, mengatakan pembekalan pencak silat bagi prajurit TNI tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan tempur, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam menjaga dan melestarikan budaya asli Indonesia.

“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai-nilai kesatria, disiplin, dan pengendalian diri. Bagi prajurit, penguasaan pencak silat bukan hanya kebutuhan bela diri, tetapi juga bentuk tanggung jawab dalam menjaga jati diri dan budaya nasional,” kata dia.

Menurut dia, penguasaan pencak silat penting bagi prajurit karena bela diri ini mengajarkan keseimbangan antara kekuatan fisik, ketahanan mental, serta nilai-nilai moral dan etika.

Hal tersebut sejalan dengan karakter prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan berwawasan kebangsaan.

“Melalui pencak silat militer, prajurit dibentuk menjadi sosok yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kepekaan budaya, semangat nasionalisme, serta kesiapan menghadapi berbagai situasi tugas di lapangan,” ujarnya.

Saat ini, para prajurit Kodam XV/Pattimura itu sedang mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) PSM dari sabuk putih ke kuning.

Kegiatan UKT tersebut bagian dari program pembinaan satuan yang dilaksanakan selama periode 2 hingga 20 Februari 2026 dan dibagi dalam tujuh gelombang.

Materi yang diuji dalam UKT meliputi sikap dasar, teknik serangan, teknik pertahanan, jurus PSM, serta pembelaan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ujian dengan disiplin tinggi dan menjunjung faktor keamanan.

Ketua Tim Penguji selaku Paur Kasjas Jasdam XV/Pattimura Letda Inf Hasrudin menyampaikan bahwa ujian kenaikan tingkat ini bertujuan memperkuat ketangkasan fisik dan mental prajurit, sekaligus memastikan setiap personel memiliki kemampuan bela diri yang memadai sebagai pendukung pelaksanaan tugas pokok.

Dia mengharapkan seluruh prajurit semakin profesional, berkarakter ksatria, serta mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus melestarikan budaya bangsa.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026