Ambon (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku bersama perbankan di wilayah Maluku menyiapkan uang tunai Rp889 miliar guna memenuhi kebutuhan saat Ramadhan dan Lebaran 2026.

"Melalui Program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026  yang dimulai pada 23 Februari hingga 15 Maret 2026, kami menghadirkan layanan penukaran uang yang lebih mudah dan merata di berbagai wilayah di Provinsi Maluku," kata Plt Kepala  BI Perwakilan  Maluku Wahyu Indra Sukma di Ambon, Selasa.

Menurut dia penguatan layanan dilakukan seiring meningkatnya aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan kebutuhan transaksi pada momentum Ramadhan dan Idul Fitri. 

"Layanan penukaran tersedia di 54 titik di wilayah Maluku," ujarnya.

BI Maluku memastikan ketersediaan uang layak edar (ULE) dalam jumlah yang memadai serta distribusi yang merata agar masyarakat dapat bertransaksi dengan nyaman dan lancar.

Dalam kegiatan pembukaan SERAMBI 2026 di Gedung Lama BI Maluku, ia  menegaskan  Bank Indonesia berkomitmen menjaga kelancaran sistem pembayaran, baik tunai maupun nontunai, selama periode Ramadhan dan Idul Fitri lewat sinergi dengan perbankan dan pemangku kepentingan,  memastikan layanan penukaran dapat diakses secara luas oleh masyarakat. 

Ia menyebutkan jumlah uang layak edar yang disiapkan  meningkat 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp632 miliar.

Ia memaparkan dalam pelaksanaan SERAMBI 2026 dilakukan melalui tiga strategi utama.

Pertama, memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan perbankan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri. 

Selain layanan tunai, masyarakat juga didorong memanfaatkan transaksi pembayaran non tunai yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile dan internet banking, transfer dana menggunakan BHFAST, serta pembayaran berbasis QRIS.

Kedua, memperluas jangkauan layanan penukaran melalui sinergi dengan 19 bank di Kota Ambon yang melayani penukaran pada 5-6 Maret 2026 sesuai paket yang telah ditetapkan.

Layanan juga tersedia melalui Kantor Kas Titipan Bank Indonesia di BPD Maluku Malut Cabang Namlea dan Saumlaki serta BRI Cabang Langgur guna memastikan distribusi uang berjalan lancar dan tepat sasaran.

Layanan penukaran juga dapat diperoleh melalui perbankan lainnya disesuaikan kapasitas bank masing-masing. Artinya, penukaran uang hadir diseluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ketiga, menghadirkan layanan kas keliling ritel, kas keliling terpadu, serta layanan tematik di wilayah tertentu dan wilayah 3T melalui program SERAMBI Pela Gandong dan SERAMBI Lintas Nusa.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan akses, penukaran dilakukan melalui mekanisme paket maksimal Rp5,3 juta per orang yang dapat dipesan melalui Aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id). 

"Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memilih jadwal, lokasi, dan pecahan uang sesuai kebutuhan," kata dia.

Pada momentum SERAMBI 2026, BI Maluku juga mengajak masyarakat untuk mengenali keaslian Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat Rupiah dengan prinsip 5J Plus yaitu  jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan distapler, jangan dibasahi, dan jangan disetrika. 

Ia menambahkan sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, dukungan akselerasi pembayaran digital, serta partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat menjaga kelancaran sistem pembayaran dan mendukung stabilitas ekonomi daerah selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026. 



Pewarta: John Soplanit
Editor : Ikhwan Wahyudi

COPYRIGHT © ANTARA 2026