Ambon (ANTARA) -
Pemerintah Kota Ambon, Maluku menyebut 17 program prioritas pembangunan tahun 2025 telah terealisasi di sektor pelayanan publik, ekonomi, infrastruktur, kesehatan, dan pariwisata.
"Program-program ini dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan daerah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena di Ambon, Rabu.
Menurut Bodewin, sejumlah capaian di antaranya peningkatan akses air bersih melalui pembangunan sarana di 16 lokasi serta penanganan rata-rata 176,43 ton sampah per hari.
Di sektor ekonomi, lebih dari 7.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapat pengembangan, termasuk fasilitasi sertifikasi usaha dan akses pembiayaan.
Pada sektor kesehatan, kata dia, cakupan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 98,65 persen, sementara angka stunting tercatat 272 kasus.
Realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp269,14 miliar, sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp225,54 miliar.
Pemkot juga mencatat kunjungan wisatawan lebih dari 102 ribu orang dengan tingkat hunian hotel sebesar 41,39 persen.
Bodewin mengatakan capaian tersebut didukung kolaborasi lintas sektor serta partisipasi masyarakat.
"Keberhasilan ini bukan hanya kerja pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat yang terus menjaga stabilitas dan berpartisipasi dalam pembangunan," katanya.
Pewarta: Winda HermanEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026