Dinas perhubungan Maluku secara intensif memperjuangkan dana untuk mewujudkan pembangunan trans Maluku guna mengembangkan infrastruktur sinergis. Kadis Perhubungan Maluku, Benny Gaspersz di Ambon mengatakan Selasa, telah mengajukan proposal kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas Armida S Alisjahban agar setiap tahun bisa mengalokasikan anggaran untuk membangun trans Maluku. "Kementerian teknis seperti Perhubungan, PU serta Kelautan dan Perikanan menjadi sentral utama untuk mewujudkan trans Maluku di masa mendatang," ujarnya. Benny mengemukakan, berdasarkan perhitungan pada 2009 dibutuhkan investasi sekitar Rp6,7 triliun untuk mengembangkan infrastruktur di Maluku. "Setidaknya dibutuhkan investasi hingga Rp6,7 triliun agar fasilitas infrastruktur berfungsi maksimal," katanya. Dana sekitar Rp6,7 triliun akan digunakan untuk penyediaan sebanyak 30 unit kapal jenis ro-ro, pembangunan dermada, lapangan terbang, pembangunan jalan lingkar pulau Maluku. Maluku merupakan salah satu wilayah yang membutuhkan kedatangan investor. Sektor perikanan menjadi andalan utama Maluku, selain perkebunan, tambang, dan pariwisata. Sesuai tata ruang, menurut Benny, Pemprov Maluku mempersiapkan pembangunan yang berlandaskan pada gugus pulau, gugus laut yang terintegrasi dalam satu kesatuan gerbang (multygate system). "Jalan lingkar pulau diharapkan dapat mempersatukan trans Maluku darat dan laut. Penambahan kapal ro-ro, penambahan luas landasan pelabuhan udara menjadi kunci utama pengembangan potensi bisnis di Maluku," ujarnya. Menurut Benny, investasi pembangunan infrastruktur dan pelabuhan laut sangat menjanjikan bagi investor. "Kita telah memiliki pelabuhan ekspor impor dan peti kemas, tinggal mengembangkannya saja," katanya. Pada kesempatan lain Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu mengatakan, Maluku merupakan daerah lingkar pulau, sehingga diperlukan kapal-kapal roro untuk menghubungkan antara gugus pulau. "Tidak perlu jalan tol. Maluku butuhkan yang kami perlukan dermaga untuk kapal roro," katanya. Maluku memiliki 1.340 buah pulau dengan 92,4 persen dari wilayahnya seluas 712.479,69 KM2 merupakan laut. ** Gambar - Benny Gazpers, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026