Cabai keriting, misalnya, sebelumnya Rp60.000 per kilogram naik menjadi Rp65 ribu.
"Begitu pula cabai nona yang sebelumnya Rp60 ribu per kilogram melonjak menjadi Rp70 ribu. Penyebab kenaikan ini akibat terbatasnya stok di pasaran," kata Sarmina, pedagang di pasar Higienis Ternate, Jumat.
Sementara itu, harga bawang merah yang sebelumnya turun dari Rp60 ribu ke Rp50 ribu per kilogram, kini kembali naik menjadi Rp55 ribu.
Harga bawang putih naik dari Rp50 ribu per kilogram menjadi Rp55 ribu.
Sarmina mengatakan, khusus tomat yang sebelumnya Rp25 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp15 ribu, menyusul semakin banyaknya pasokan dari Halmahera dan Sulawesi Utara.
Harga kebutuhan pokok lain seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam potong, daging sapi dan telur masih tetap normal karena stok di pasaran cukup banyak.
Harga beras, misalnya, seperti dikatakan seorang pedagang bernama Yanto, jenis premium seperti beras cinderawasih Rp330 ribu per karung ukuran 25 kg dan beras merek bola Rp300 ribu per karung ukuran 25 kg.
Ia memperkirakan harga beras di Ternate tetap stabil hingga memasuki hari raya Natal dan Tahun Baru, karena stoknya cukup banyak, baik yang dikuasai para distributor dan pedagang maupun Perum Bulog Ternate.
Beras yang dikuasai Bulog Subdivre Ternate tercatat 5.000 ton tersebar di gudang Bulog Ternate dan gudan Bulog Tobelo, yang diperkirakan mencukupi untuk kebutuhan hingga Maret 2017.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.