"Warga Kota Ternate diminta tak mendiami, menempati apalagi membangun rumah di area rawan bencana agar korban jiwa bisa diantisipasi sejak dini," kata Sekretaris Komisi III DPRD Kota Ternate, Hany Sutan Muda di Ternate, Jumat.
Dia menyatakan hal itu terkait bencana tanah longsor di kawasan Tabona, Ternate Selatan, pada Kamis (1/6) dini hari yang mengakibatkan kakak beradik Namira (15) dan Takdir (6) tewas tertimpa material longsor.
Menurut Hany, rumah yang ditimpati korban berada di lereng bukit yang curam dan sangat berbahaya bila terjadi hujan lebat.
"Pimpinan dan anggota DPRD Kota Ternate telah mengunjungi keluarga korban dan memberikan bantuan," katanya.
Longsor tersebut terjadi akibat hujan mengguyur Kota Ternate dengan intensitas cukup lebat menyebab labilnya tanah, sehingga terjadinya pergeseran atau longsor.
Selain itu, konstruksi tanah di lokasi itu memang berpasir sehingga rawan mengalami longsor.
"Jadi warga tidak boleh memaksa kehendak untuk membangun rumah di atas area yang sangat berbahaya seperti di lereng bukit yang curam maupun di kali mati yang rawan bencana," kata Hany.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.