Ternate, 2/7 (Antara Maluku) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) menyatakan kawasan armada semut akan dibenahi, menyusul banyaknya lapak yang ditinggalkan pedagang musiman pada Ramadan lalu.

"Pembangunan lapak-lapak kuliner tersebut akan dibenahi dan disesuaikan dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW)," kata Kadis Perindag Kota Ternate, Nuryadin Rahman, di Ternate, Minggu.

Pembangunan lapak-lapak kuliner itu diharapkan dapat mengakomodir seluruh kepentingan ekonomi mikro agar masyarakat yang konsentrasi pada ekonomi kerakyatan bisa ditampung sehingga kawasan tersebut tidak lagi kumuh.

Oleh karena itu, instansi terkait dalam waktu dekat memasang maket pembangunan lapak-lapak dan terminal di kawasan tersebut.

Dia mengemukakan, penataan kawasan tersebut dengan melakukan pembangunan terminal depan pelabuhan armada semut dan membangun lapak-lapak kuliner agar bisa mengakomodir kepentingan ekonomi mikro yang ada disitu.

pihaknya pasca perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah akan membenahi seluruh infrastruktur pasar.

"Kami akan membongkar dan membenahi, baik itu di kawasan pasar Bahari Berkesan maupun di sejumlah tempat keramaian seperti depan kawasan armada semut dan titik-titik yang digunakan pedagang musiman selama Ramadan lalu," ujar Nuryadin.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Anas U Malit meminta agar Pemkot setempat menata kawasan armada semut pasca perayaan Idul Fitri agar tidak mengganggu aktivitas di pelabuhan tersebut.

Penataan kawasan depan armada semut tersebut sesuai kesepakatan pemerintah dan DPRD Kota Ternate pasca perayaan Idul Fitri karena masih banyak bangunan lapak setelah bulan Ramadan tidak dibenahi.

Dia mengatakan, bangunan lapak-lapak itu hanya diberikan toleransi sampai akhir Ramadan karena mempertimbangkan selama ibadah Puasa memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk berusaha mengais rejeki.

Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026