Ternate, 15/11 (Antara Maluku) - Tim SAR berhasil menyelamatkan nelayan asal Halmahera Utara bernama Matius Akolo (52 tahun) warga Desa Kumo yang kapalnya tenggelam saat mencari ikan di utara Pulau Talagaya.

Kepala Basarnas Ternate, Mustari, Rabu, menyatakan korban ditemukan Tim Pos SAR Tobelo yang melakukan pencarian di lokasi dengan menggunakn 1 unit kapal Basarnas.

Menurut dia, korban yang melaut menggunakan satu unit motor tempel "Katinting" dan tenggelam karena diterjang ombak yang disertai angin kencang di Pulau Talagaya.

"Korban dievakuasi ke Pelabuhan Tobelo untuk diserahkan ke keluarga," kata Mustari.

Dua pekan lalu, Tim Basarnas Kota Ternate menemukan dua nelayan asal Kalumata Ternate yang hanyut di Perairan Mare.

Kedua nelayan masing-masing bernama Anafi (55 tahun dan Jufri 29 tahun) melaut di perairan Mare, tetapi karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat disertai hujan deras, keduanya hanyut.

Menurut dia, tim Basarnas bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian terhadap kedua korban tersebut hingga di sekitar Pulau Maitara dan Tidore Kepulauan.

Dalam pencarian itu, kondisi cuaca di Ternate dan sekitarnya memang memburuk sehingga para petugas kesulitan untuk menemukan mereka.

Kedua korban nelayan tersebut memang terjebak dan tidak bisa kembali karena mengikat kapal di rompon Perairan Mare.

Mustari mengakui kondisi perairan Ternate dan sekitarnya sejak malam hingga pagi memang kurang kondusif, karena hujan dan kondisi perairan yang gelap sangat rentan terjadinya musibah di laut.

Sementara itu, Prakirawan Cuaca BMKG Ternate, Vinaca Adjie Putra mengimbau para nelayan yang menggunakan kapal kecil untuk tidak melaut, karena cuaca di perairan Ternate dan sekitarnya belum membaik, menyusul turunnya hujan disertai angin kencang dan perairan di Ternate belum baik untuk aktivitas pelayaran.

Pewarta: Abdul Fatah
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026