Dinas Perhubungan Maluku mewajibkan perusahan pelayaran yang mengelola Kapal Motor Wetar memperbaiki kerusakan kapal tersebut akibat terbakar 29 Juli 2010 , sekaligus mendatangkan kapal pengganti guna melayani arus penumpang.
"Apa pun yang terjadi, pengusahanya harus bertanggung jawab mendatangkan kapal pengganti mengisi rute pelayaran yang biasanya dilayani KM. Wetar," kata Kadis Perhubungan Maluku, Benny Gazperzs, di Ambon, Senin.
Kapal yang biasa mengangkut sekitar 450 penumpang dengan rute pelayaran Ambon - Tual - Saumlaki - Kisar - Surabaya ini terbakar pada Kamis siang (29/7) 2010 sekitar pukul 11.00 WIT, saat berlabuh di teluk dalam Kota Ambon, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu kata Benny Gazperz.
Dishub Maluku telah melakukan dua kali rapat dengan menghadirkan operator kapal dan meminta Kepala Kantor Pelayanan (Kakanpel) Perhubungan Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang mensubsidi KM. Wetar segera menekan perusahaan pelayaran yang bertanggung jawab mengoperasikan kapal tersebut.
Kapal pengganti yang harus didatangkan perusahan pengelola minimal memiliki ukuran di atas 1.000 GT yang sama dengan KM. Wetar, sebab jalur pelayarannya cukup rawan gelombang tinggi dan badai.
Sampai saat ini, kata Benny, perusahaan pelayaran tersebut belum memenuhi tanggung jawabnya, padahal Kakanpel Saumlaki juga sudah dipanggil Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan untuk membahas masalah KM. Wetar.
Pengelola KM. Wetar memang mengasuransikan kapalnya dan akan ditanggung bila terbakar habis, tapi kerusakan yang dialami saat musibah hanya sekitar 30 persen.
"Kami sudah mengirim tim sesuai instruksi Gubernur (Maluku, Karel Albert Ralahalu, red) untuk memeriksa kapal dan yang terbakar hanyalah bagian dek II dan dek III, sedangkan kamar mesin tidak mengalami kerusakan dan kapalnya bisa diperbaiki," katanya.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.