Bank Dunia akan melaksanakan program rehabilitasi dan pengelolaan terumbu karang (coral reef rehabilitation and management program - Coremap) di Kota Ambon, Ibu Kota Provinsi Maluku pada 2011.
Wali Kota Ambon Jopi Papilaja di Ambon, Kamis, mengatakan, perwakilan Bank Dunia yang dipimpin Hongjoo Haahn telah menemuinya pada Rabu petang untuk membahas program tersebut.
"Dengan coremap Kota Ambon diharapkan memiliki taman nasional koral. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan bekerja sama dengan Ditjen Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K), Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk melaksanakan program ini," katanya.
Menurut Papilaja, kegiatan ini merupakan bagian dari program segitiga koral yang melibatkan negara-negara Indo-Pasifik, yakni Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon dan Timor Leste .
"Berdasarkan penelitian yang dilakukan sejumlah ilmuwan kelautan, kawasan Indo-Pasifik kelautan memiliki sekitar 500 jenis terumbu karang," katanya.
Papilaja mengatakan, program coremap strategis untuk melakukan konservasi potensi karang di Teluk Ambon sebagai sumber habitat hewan laut, sekaligus menjadi sumber potensi pariwisata seperti kepulauan Raja Ampat di Papua dan Kabupaten Wakatobi, di Sulawesi Tenggara.
"Saya berharap program ini direalisasikan sesegera mungkin dan mudah-mudahan bisa juga dikembangkan di sembilan kabupaten dan kota Tual yang koralnya subur," kata Papilaja.
Program coremap bertujuan melindungi, merehabilitasi, dan mengelola pemanfaatan secara lestari terumbu karang serta ekosistem terkait di daerah ini yang bisa menunjang kesejahteraan masyarakat pesisir.
Papilaja mengisyaratkan Bank Dunia juga akan melaksanakan program lain seperti pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan pengelolaan sampah.
"Program pengelolaan APBD ini bertujuan agar aparatur keuangan Pemkot Ambon profesional menggarap sumber penerimaan untuk memperkecil belanja rutin, sedangkan anggaran belanja infrastruktur semakin besar," ujarnya.
Untuk pengelolaan APBD akan dikoordinasikan dengan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa, dan pengelolaan sampah di Ambon dikoordinasikan dengan Kemenetrian Pekerjaan Umum (PU).
"Saya akan mengirimkan surat ke kementerian terkait dan melakukan pertemuan dengan Gubernur Maluku agar program ini bisa diterapkan di semua kabupaten/ kota provinsi ini," kata Papilaja.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.