Wakil Presiden (Wapres) Boediono dijadwalkan meninjau Maluku Tenggara Barat (MTB) untuk melihat langsung kondisi pulau terluar di kabupaten yang berbatasan dengan Australia dan Timor Leste itu.
Bupati MTB Bitsael Silvester Temmar, di Ambon, Senin, membenarkan rencana kunjungan Boediono pada 5-6 November 2010 untuk melihat kondisi masyarakat di empat pulau terluar yang berada di wilayah kabupaten itu.
"Wapres akan memanfaatkan kunjungannya untuk melihat kondisi masyarakat di empat pulau terluar yang menjadi beranda NKRI di MTB," katanya.
Temmar menyatakan kunjungan Wapres bertujuan melihat masalah kemiskinan di MTB yang dikategorikan kabupaten tertingal, dan ke depan diharapkan ada peningkatan perhatian dari pemerintah pusat.
"Kami berharap setelah kunjungan Wapres ada kebijakan baru pemerintah Pusat untuk mempercepat pembangunan demi perbaikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sana," katanya.
Menurut Bupati, sampai sekarang di empat pulau terluar itu belum tersedia sarana dan prasarana transportasi yang memadai, persoalan kesehatan sangat krusial, dan pendapatan masyarakatnya masih minim.
"Kami sendiri terus berupaya membangun wilayah perbatasan dan pulau terluar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan dan pulau terluar dengan memanfaatkan keterbatasan keuangan daerah yang dimiliki," katanya.
Dalam wawancara tersendiri, Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu mengatakan Wapres Budiono akan meresmikan sejumah proyek pembangunan dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat miskin di MTB.
Gubernur mengakui, jadwal kunjungan Boediono bersama isteri (Ny. Herawati) dan sejumlah menteri terkait ke MTB masih perlu koordinasi dengan protokoler Wapres.
"Pekan depan kami akan melakukan pertemuan dengan protokoler Istana Wapres di Jakarta guna mematangkan jadwal kunjungan Wapres Boediono," ujarnya.
Gubernur juga mengatakan berbagai persiapan di Saumlaki sedang dirampungkan, termasuk acara penyambutan Wapres Boediono dan rombongan.
"Saya sudah melihat langsung persiapan di sana dan sudah rampung sekitar 90 persen. Diharapkan segala persiapan sudah tuntas menjelang waktu kunjungan Wapres," katanya.
Menurut Gubernur, proyek pembangunan di MTB yang akan diresmikan Wapres antara lain Kantor Bupati MTB, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saumlaki, Perpustakaan Daerah, dan sejumlah gedung kantor dinas.
Wapres, katanya, juga dijadwalkan melakukan panen rumput laut tetapi dibatalkan karena keterbatasan waktu.
"Yang pasti Wapres akan meninjuau sejumlah desa kategori tertinggal untuk menyerahkan bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat PNPM) Mandiri," kata Gubernur.
"Kita ketahui Kabupaten MTB merupakan salah satu daerah tertinggal dengan jumlah warga miskin paling tinggi dibandingkan sepuluh kabupaten/kota di Maluku. Kami berharap kehadiran Wapres bermakna dalam mendorong percepatan pembangunan, pemerintahan dan pelayanan sosial di sana," tambahya.
Wapres pada awalnya juga dijadwalkan mengunjungi Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru tetapi ditangguhkan, juga karena keterbatasan waktu.
Maluku Barat Daya secara geografis berbatasan langsung dengan Timor Leste, sedangkan Kepulauan Aru lebih dekat ke Australia.
Sebelum dilantik, Boediono dan isteri mengunjungi Banda, Kabupaten Maluku Tengah pada 26-28 September 2009.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.