Ketua Tim Komisi II DPR-RI, Alex Litaay, menyatakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Wali Kta dan Wakil Wali Kota Ambon yang akan berlangsung tahun 2011 harus berjalan  tertib dan aman. "Pesta demokrasi yang akan berlangsung ini diharapkan berlangsung bersih, adil dan jujur, sehingga menghasilkan pemimpin daerah yang baik dan bertanggung jawab," kata Litaay saat kunjungan 10 anggota Komisi II DPR-RI ke Pemkot Ambon, Jumat. Menurutnya, Pilkada harus berjalan tertib dan aman sehingga  tidak menimbulkan konflik seperti yang terjadi di beberapa kabupaten/kota di Indonesia. "Pemkot dan masyarakt Ambon harus bisa membuktikan bahwa Pilkada di daerah ini tahun 2011 berlangsung aman dan tidak akan terjadi konflik seperti di beberapa daerah di Indonesia," ujarnya. Ia mencontohkan, Pemilu legislatif tahun 1999 di Ambon, berjalan dengan lancar, tertib serta tidak terjadi konflik seperti yang terjadi pada Pilkada di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) beberapa waktu lalu. Litaay mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) provinsi maupun kabupaten/Kota di Maluku bahwa tahun 2011 akan dilaksanakan Pilkada di Ambon dan beberapa kabupaten lain. "Kami berharap agar sejak awal KPUD dan Panitia pengawas (Panwas) bisa mempersiapkan segala sesuatu agar Pilkada dapat berjalan dengan baik dan aman," ujarnya. Diakui Litaay, yang akan menjadi masalah dalam pelaksanaan Pilkada adalah pihak penyelanggara yakni KPUD dan Panwas. Bila kedua pihak berjalan dengan netral serta berfungsi dengan baik maka tidak terjadi masalah. "Kami telah meminta Pemkot untuk harus menyiapkan Pilkada dengan baik, serta membuktikan bahwa warga kota Ambon siap menyongsong Pilkada di Kota ini," tandasnya. Bagi para calon Bupati/Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan bertarung dalam pesta demokrasi, harus siap menang maupun kalah, sehingga menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. "Masing-masing pasangan calon juga harus mempersipkan pendukungnya agar siap menghadapi kemenangan maupun kekalahan. Jika menang jangan menyakiti hati pihak lain yang kalah," kata Alex Litaay.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026